sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Proyek Tol Gilimanuk–Mengwi menjadi salah satu infrastruktur strategis yang paling banyak diperbincangkan di Bali.
Jalan tol ini diproyeksikan membawa perubahan besar terhadap konektivitas transportasi darat, khususnya bagi masyarakat dan wisatawan yang kerap melintasi jalur dari Bali Barat menuju wilayah Badung dan sekitarnya.
Bagi pengguna kendaraan pribadi maupun angkutan logistik, kehadiran tol ini diyakini akan meningkatkan efisiensi perjalanan secara signifikan.
Selain memangkas waktu tempuh, proyek ini juga diharapkan mampu mendongkrak aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata Pulau Dewata.
Rute dan Panjang Tol Gilimanuk–Mengwi
Tol Gilimanuk–Mengwi merupakan proyek jalan tol strategis nasional yang dirancang untuk menghubungkan Pelabuhan Gilimanuk sebagai gerbang utama Bali dari Pulau Jawa menuju kawasan Mengwi di Kabupaten Badung.
Secara keseluruhan, panjang ruas tol ini mencapai sekitar 96,84 kilometer, menjadikannya salah satu jalan tol terpanjang di Bali.
Untuk mempermudah pelaksanaan konstruksi, proyek ini dibagi menjadi tiga seksi utama:
- Seksi 1 Gilimanuk – Pekutatan: 53,6 km
- Seksi 2 Pekutatan – Soka: 24,3 km
- Seksi 3 Soka – Mengwi: 18,9 km
Tol ini akan melintasi tiga kabupaten, 13 kecamatan, serta puluhan desa di Bali.
Pemerintah menargetkan ruas tol ini dapat mulai beroperasi sekitar tahun 2028.
Dengan beroperasinya tol tersebut, waktu tempuh perjalanan dari wilayah Jembrana menuju Badung diperkirakan dapat dipangkas secara signifikan dibandingkan jalur nasional eksisting yang kerap padat, terutama saat musim liburan dan hari besar keagamaan.
Dampak Ekonomi dan Pariwisata
Tol Gilimanuk–Mengwi bukan sekadar proyek transportasi, tetapi juga bagian dari strategi pengembangan wilayah. Infrastruktur ini diharapkan:
- Mempercepat distribusi logistik dari dan menuju Bali
- Meningkatkan arus wisatawan dari Jawa melalui jalur darat
- Mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur arteri utama
- Mendukung pemerataan pembangunan di Bali Barat
Selama ini, arus kendaraan dari Pelabuhan Gilimanuk menuju pusat pariwisata di Badung dan sekitarnya membutuhkan waktu tempuh cukup panjang, terutama saat terjadi lonjakan kendaraan.
Page 2
Jumat, 13 Februari 2026 | 11:00 WIB
Page 3
Dengan adanya tol, mobilitas diproyeksikan menjadi lebih lancar dan terprediksi.
Wisata Menarik di Mengwi Bali
Mengwi dikenal sebagai kawasan yang memadukan wisata budaya, alam, dan sejarah.
Dengan akses yang semakin mudah melalui tol, sejumlah destinasi berikut diprediksi semakin diminati wisatawan.
Pura Taman Ayun menjadi ikon wisata budaya di Mengwi. Kompleks pura ini memiliki arsitektur khas Bali yang dikelilingi taman air tertata rapi.
Tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan budaya dan sejarah Bali dalam suasana yang tenang.
Desa ini terkenal dengan hutan pala dan populasi kera yang hidup alami. Suasana sejuk dan rindang menjadikannya destinasi favorit wisata keluarga maupun edukasi lingkungan.
Bagi yang ingin merasakan suasana lokal, pasar tradisional di Mengwi menawarkan berbagai produk khas Bali, mulai dari kuliner tradisional hingga kerajinan tangan.
- Area Persawahan dan Sungai Pedesaan
Beberapa kawasan pedesaan di Mengwi masih mempertahankan bentang alam persawahan dan aliran sungai yang alami. Lokasi ini cocok bagi wisatawan yang mencari ketenangan di luar keramaian pusat wisata.
- Akses Strategis ke Badung dan Tabanan
Letak Mengwi yang strategis menjadikannya pintu masuk menuju berbagai destinasi populer lain di Bali, termasuk kawasan wisata di Badung dan Tabanan.
Tips Berkendara Aman di Jalan Tol
Seiring rencana operasional tol pada 2028, pengendara juga perlu mempersiapkan perjalanan dengan baik. Berikut beberapa tips penting:
- Pilih Kendaraan Sesuai Kebutuhan
Sesuaikan kendaraan dengan jumlah penumpang, kapasitas bagasi, serta karakter perjalanan.
Pastikan sistem pengereman, lampu, dan tekanan ban dalam kondisi optimal sebelum perjalanan.
- Atur Posisi Duduk Ergonomis
Posisi duduk dan setir yang nyaman membantu mengurangi kelelahan saat perjalanan jarak jauh.






