sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan Wisma Lingkar, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Rabu (5/2) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.
Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil pikap Isuzu Traga bernomor polisi DK 8371 WF.
Pikap bermuatan kelapa itu dikemudikan oleh pria berinisial TS, 32, warga Kabupaten Jembrana, Bali.
Saat kejadian, TS didampingi seorang kernet berinisial NKY, 28, warga Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Kendaraan tersebut diketahui hendak menuju Pulau Bali.
Berdasarkan informasi kepolisian, kecelakaan terjadi ketika kendaraan melaju dari arah selatan ke utara. Secara tiba-tiba, pikap mengalami kerusakan teknis pada bagian as roda belakang sebelah kanan.
Akibatnya, kendaraan kehilangan keseimbangan dan oleng ke arah kiri. Pikap kemudian menabrak sebuah kios tiket kapal online yang berada di sisi barat jalan sebelum akhirnya terguling di badan jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Andhi Restu, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan murni disebabkan faktor teknis kendaraan.
“As roda belakang sebelah kanan patah sehingga kendaraan kehilangan kendali dan mengalami kecelakaan tunggal,” kata Andhi.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut pengemudi maupun kernet selamat dan tidak mengalami luka. Namun, kecelakaan itu menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp 10 juta.
Benturan keras membuat bagian depan pikap mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, kios tiket kapal online yang ditabrak juga mengalami kerusakan.
Proses evakuasi kendaraan berlangsung cukup lama. Pasalnya, muatan kelapa yang diangkut pikap tersebut berserakan di badan jalan, sehingga perlu penanganan terlebih dahulu agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Pikap langsung kami evakuasi ke Polsek Kalipuro. Proses evakuasi membutuhkan waktu karena muatan kelapa berserakan ke jalan,” jelas Andhi.
Usai kejadian, petugas kepolisian melakukan pengamanan di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan mencegah terjadinya kecelakaan susulan.
Andhi mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar selalu melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum digunakan.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan Wisma Lingkar, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Rabu (5/2) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.
Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil pikap Isuzu Traga bernomor polisi DK 8371 WF.
Pikap bermuatan kelapa itu dikemudikan oleh pria berinisial TS, 32, warga Kabupaten Jembrana, Bali.
Saat kejadian, TS didampingi seorang kernet berinisial NKY, 28, warga Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Kendaraan tersebut diketahui hendak menuju Pulau Bali.
Berdasarkan informasi kepolisian, kecelakaan terjadi ketika kendaraan melaju dari arah selatan ke utara. Secara tiba-tiba, pikap mengalami kerusakan teknis pada bagian as roda belakang sebelah kanan.
Akibatnya, kendaraan kehilangan keseimbangan dan oleng ke arah kiri. Pikap kemudian menabrak sebuah kios tiket kapal online yang berada di sisi barat jalan sebelum akhirnya terguling di badan jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Andhi Restu, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan murni disebabkan faktor teknis kendaraan.
“As roda belakang sebelah kanan patah sehingga kendaraan kehilangan kendali dan mengalami kecelakaan tunggal,” kata Andhi.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut pengemudi maupun kernet selamat dan tidak mengalami luka. Namun, kecelakaan itu menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp 10 juta.
Benturan keras membuat bagian depan pikap mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, kios tiket kapal online yang ditabrak juga mengalami kerusakan.
Proses evakuasi kendaraan berlangsung cukup lama. Pasalnya, muatan kelapa yang diangkut pikap tersebut berserakan di badan jalan, sehingga perlu penanganan terlebih dahulu agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Pikap langsung kami evakuasi ke Polsek Kalipuro. Proses evakuasi membutuhkan waktu karena muatan kelapa berserakan ke jalan,” jelas Andhi.
Usai kejadian, petugas kepolisian melakukan pengamanan di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan mencegah terjadinya kecelakaan susulan.
Andhi mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar selalu melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum digunakan.







