sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pembangunan jalan tol Trans Jawa ruas Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) membawa dampak langsung bagi sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo.
Salah satunya Desa sekaligus Kecamatan Banyuglugur, yang wilayahnya ikut terlintasi proyek strategis nasional tersebut.
Ruas tol Prosiwangi membelah kawasan perbukitan di wilayah Paiton hingga Banyuglugur.
Meski membawa konsekuensi sosial dan lingkungan, keberadaan jalan tol ini juga membuka peluang besar bagi pengembangan potensi daerah, terutama sektor pariwisata.
Banyuglugur selama ini dikenal sebagai wilayah dengan paket wisata yang terbilang lengkap.
Desa ini memiliki bentang alam pantai sekaligus pegunungan yang jarang dimiliki daerah lain dalam satu kawasan.
Destinasi pantai unggulan di Banyuglugur antara lain Pantai Utama Raya dan Tampora Beach yang terkenal dengan panorama laut lepas serta tebing-tebing eksotis.
Tak hanya wisata bahari, Banyuglugur juga menyimpan pesona wisata alam pegunungan.
Salah satunya Air Terjun Bukit Talempong yang berada di kawasan hutan dan perbukitan.
Destinasi ini menawarkan suasana alami dengan udara sejuk dan pemandangan hijau yang masih asri.
Kepala Desa Banyuglugur, Sumarno, menyebut wilayahnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata terpadu.
Menurutnya, keberagaman bentang alam menjadi modal penting untuk mendorong sektor pariwisata lokal.
“Ini kebetulan kita punya pantai, punya hutan (gunung), dan punya darat. Semua bisa dimanfaatkan untuk membantu membangun wisata, terutama untuk promosi,” kata Sumarno, seperti dikutip dari akun Instagram @waskita_infra2division, Senin (19/2/2025).
Sumarno berharap kehadiran proyek nasional jalan tol Prosiwangi tidak hanya berfungsi sebagai sarana konektivitas, tetapi juga mampu mendongkrak promosi wisata Banyuglugur.
Sumber: Instagram @waskita_infra2division
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pembangunan jalan tol Trans Jawa ruas Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) membawa dampak langsung bagi sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo.
Salah satunya Desa sekaligus Kecamatan Banyuglugur, yang wilayahnya ikut terlintasi proyek strategis nasional tersebut.
Ruas tol Prosiwangi membelah kawasan perbukitan di wilayah Paiton hingga Banyuglugur.
Meski membawa konsekuensi sosial dan lingkungan, keberadaan jalan tol ini juga membuka peluang besar bagi pengembangan potensi daerah, terutama sektor pariwisata.
Banyuglugur selama ini dikenal sebagai wilayah dengan paket wisata yang terbilang lengkap.
Desa ini memiliki bentang alam pantai sekaligus pegunungan yang jarang dimiliki daerah lain dalam satu kawasan.
Destinasi pantai unggulan di Banyuglugur antara lain Pantai Utama Raya dan Tampora Beach yang terkenal dengan panorama laut lepas serta tebing-tebing eksotis.
Tak hanya wisata bahari, Banyuglugur juga menyimpan pesona wisata alam pegunungan.
Salah satunya Air Terjun Bukit Talempong yang berada di kawasan hutan dan perbukitan.
Destinasi ini menawarkan suasana alami dengan udara sejuk dan pemandangan hijau yang masih asri.
Kepala Desa Banyuglugur, Sumarno, menyebut wilayahnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata terpadu.
Menurutnya, keberagaman bentang alam menjadi modal penting untuk mendorong sektor pariwisata lokal.
“Ini kebetulan kita punya pantai, punya hutan (gunung), dan punya darat. Semua bisa dimanfaatkan untuk membantu membangun wisata, terutama untuk promosi,” kata Sumarno, seperti dikutip dari akun Instagram @waskita_infra2division, Senin (19/2/2025).
Sumarno berharap kehadiran proyek nasional jalan tol Prosiwangi tidak hanya berfungsi sebagai sarana konektivitas, tetapi juga mampu mendongkrak promosi wisata Banyuglugur.
Sumber: Instagram @waskita_infra2division








