sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Warga Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Jumat (9/1) digegerkan dengan munculnya seekor ular sanca sepanjang sekitar tiga meter.
Binatang melata tersebut ngumpet di atas plafon. Beruntung, petugas Damkarmat Banyuwangi bisa mengevakuasi ular tersebut.
Temuan ular berasal saat seorang warga Sukowidi bernama Dinda hendak menidurkan anaknya yang masih bayi.
Saat menengadah ke arah langit-langit rumah, dia melihat seekor ular yang bergerak di atas plafon.
Karena terkejut, Dinda langsung berteriak dan keluar rumah untuk meminta pertolongan.
Teriakan mengundang warga sekitar berdatangan. Dalam kondisi panik, pemilik rumah sempat salah kontak menghubungi petugas pemadam kebakaran hingga ke wilayah Jogjakarta.
Setelah mendapatkan informasi yang benar, laporan akhirnya diteruskan ke call center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi.
Laporan resmi diterima petugas Damkarmat pukul 10.37 WIB. Tim segera bersiap dan berangkat ke lokasi pada pukul 10.42 WIB, lalu tiba dan mulai melakukan penanganan pada pukul 10.53 WIB. Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan.
Petugas sempat mengalami kesulitan karena ular sanca kembang (Python reticulatus) tersebut melilit tubuh salah satu petugas saat hendak diturunkan dari plafon rumah.
Berkat kerja sama tim dan peralatan yang memadai, evakuasi berhasil dilakukan.
“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penanganan. Ular piton berhasil kami evakuasi dengan aman meskipun sempat melilit petugas,” ujar Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi, Salam Bikwanto.
Dalam proses evakuasi tersebut, petugas menggunakan sejumlah sarana dan prasarana.
Di antaranya penjepit, pengait, senter, serta mobil rescue Jepang. Evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 11.11 WIB.
Salam menambahkan, ular piton tersebut selanjutnya diamankan dan dibawa ke Markas Komando (Mako) Damkarmat Banyuwangi untuk penanganan lebih lanjut.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Warga Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Jumat (9/1) digegerkan dengan munculnya seekor ular sanca sepanjang sekitar tiga meter.
Binatang melata tersebut ngumpet di atas plafon. Beruntung, petugas Damkarmat Banyuwangi bisa mengevakuasi ular tersebut.
Temuan ular berasal saat seorang warga Sukowidi bernama Dinda hendak menidurkan anaknya yang masih bayi.
Saat menengadah ke arah langit-langit rumah, dia melihat seekor ular yang bergerak di atas plafon.
Karena terkejut, Dinda langsung berteriak dan keluar rumah untuk meminta pertolongan.
Teriakan mengundang warga sekitar berdatangan. Dalam kondisi panik, pemilik rumah sempat salah kontak menghubungi petugas pemadam kebakaran hingga ke wilayah Jogjakarta.
Setelah mendapatkan informasi yang benar, laporan akhirnya diteruskan ke call center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi.
Laporan resmi diterima petugas Damkarmat pukul 10.37 WIB. Tim segera bersiap dan berangkat ke lokasi pada pukul 10.42 WIB, lalu tiba dan mulai melakukan penanganan pada pukul 10.53 WIB. Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan.
Petugas sempat mengalami kesulitan karena ular sanca kembang (Python reticulatus) tersebut melilit tubuh salah satu petugas saat hendak diturunkan dari plafon rumah.
Berkat kerja sama tim dan peralatan yang memadai, evakuasi berhasil dilakukan.
“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penanganan. Ular piton berhasil kami evakuasi dengan aman meskipun sempat melilit petugas,” ujar Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi, Salam Bikwanto.
Dalam proses evakuasi tersebut, petugas menggunakan sejumlah sarana dan prasarana.
Di antaranya penjepit, pengait, senter, serta mobil rescue Jepang. Evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 11.11 WIB.
Salam menambahkan, ular piton tersebut selanjutnya diamankan dan dibawa ke Markas Komando (Mako) Damkarmat Banyuwangi untuk penanganan lebih lanjut.








