Warga Keluhkan Pemadaman Listrik

0
262

Petugas-memasang-kabel-di-tiang-baru-yang-berukuran-lebih-besar-di-Desa-Kecamatan-Gambiran,-Banyuwangi,-kemarin

GAMBIRAN – Pemadaman listrik di wilayah Kecamatan Tegalsari dan Kecamatan Gambiran yang berlangsung hingga seharian kemarin (24/5), dikeluhkan warga. Sebab, mereka tidak bisa melakukan aktivitas.  Apalagi, pemadaman itu tidak pernah  diumumkan sebelumnya.

Salah satu pengusaha korden, Kicuk  Sudarsono, 30, asal Desa/Kecamatan Tegalsari  itu, mengatakan sejak pagi tidak bisa menjalankan kegiatan lantaran mesin jahitnya  menggunakan tenaga listrik. “Jelas terganggu,  seharian tidak bisa menjahit,” katanya.

Kicuk menyebut selama ini tidak ada  pemberitahuan dari PLN akan ada pemadaman. Seharusnya PLN mengumumkan,  sehingga tidak merugikan warga. “Saya  tanya ke desa (pemerintah desa) juga tidak  ada pemberitahuan,” ujarnya.

Warga Desa Tegalsari lainnya, Siti Robiatun, 39, mengaku akibat pemadaman listrik  itu dia rugi karena sudah telanjur membuat  adonan roti, tapi tidak bisa segera mengolah  karena mesin yang digunakan tidak berfungsi. “Itu tepung sudah dicampur, tapi kita tidak bisa mengaduk,” ucapnya.

Akibat pemadaman itu dirinya hanya bisa mengolah adonan satu kali. Padahal, biasanya  dia membuat roti hingga siang hari. “Sehari biasanya dapat 200 bungkus, sekarang sedikit. Kerugian sekitar Rp 500 ribu,” sebutnya.

Sementara itu, petugas lapangan PLN, M. Syaiful Rizal, mengatakan sebelum melakukan pemadaman untuk kegiatan perbaikan tiang  listrik, pihaknya telah melakukan siaran  keliling. “Kemarin siaran keliling,” katanya.

Terkait pengumuman secara langsung kepada pelanggan PLN, Rizal menyatakan  telah mengirim surat kepada pelanggan di atas 5500 VA. Pelanggan umum memang tidak diberi tahu secara langsung. “Pelanggan di atas 5500 VA kami beri surat,” jelasnya.

Meski tidak ada pemberitahuan secara langsung atau siaran lewat radio, dia mengatakan telah mengabarkan ke kantor  desa dan kantor kecamatan. (radar)

Loading...


Kata kunci yang digunakan :