Warga Tutup Paksa Penambangan Pasir

0
338
PROTES: Hadi Yitno (tengah) berorasi dalam aksi penutupan penggalian pasir di Dusun Arjosari, Desa Bedewang, Songgon, kemarin.
PROTES: Hadi Yitno (tengah) berorasi dalam aksi penutupan penggalian pasir di Dusun Arjosari, Desa Bedewang, Songgon, kemarin.

SONGGON- Puluhan warga menolak penambangan pasir di Dusun Arjosari, Desa Bedewang, Kecamatan Songgon. Kemarin (13/9), mereka menggelar unjuk rasa di penambangan pasir yang berlokasi di areal persawahan itu. Mereka juga menghentikan paksa aktivitas penggalian tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pada kesempatan itu, warga melayangkan beberapa tuntu-tan, antara lain meminta pihak
penambang mengembalikan saluran irigasi seperti semula.

Sebab, pengoperasian alat be-rat di penambangan pasir itu merusak saluran irigasi. Kedua, bekas galian harus segera di-ratakan (reklamasi, red). Pasal-nya, lahan tersebut merupakan lahan produktif. Selain itu, mer-eka minta ganti rugi terkait keru-sakan jalan akibat hilir-mudik truk-truk pengangkut pasir.

Tuntutan selanjutnya adalah penggalian pasir itu harus dihen-tikan. Sebab, sejauh ini penam-bangan tipe galian C tersebut tanpa persetujuan warga seki-tar. ’’Stop penambangan pasir.

Warga di sini tidak ada yang sepakat,’’ desak Hadi Yitno, salah satu tokoh masyarakat, kemarin.Sebenarnya, aksi protes warga tersebut dikarenakan ulah para pekerja pasir itu sendiri. Pasal-nya, mesin beghoe tetap berop-erasi meski hari sudah malam.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last