22 Desa Bisa Kena Dampak Raung

0
336
ISTIRAHAT: Sejumlah pekerja santai di jalan perkebunan Bayu Kidul, Dusun Bejong, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, kemarin.
ISTIRAHAT: Sejumlah pekerja santai di jalan perkebunan Bayu Kidul, Dusun Bejong, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, kemarin.

BPBD Mengajukan Pencairan Dana tak Terduga Rp 1,35 M


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Aktivitas Raung terus mengalami peningkatan cukup signifi kan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi kini menyiapkan beberapa langkah antisipasi jika sewaktu-waktu gunung setinggi 3.332 meter tersebut meletus.

Langkah yang sudah dilakukan BPBD adalah pemetaan daerah terdampak dan pendataan jumlah warga yang berpotensi terkena dampak. Hasil sementara, pemetaan daerah terdampak meliputi 20 desa. Awalnya, jumlah desa yang berpotensi terkena dampak hanya 16 saja, tapi kini membengkak menjadi 20 desa. “Penetapan 20 desa terdampak itu dilakukan berdasar musyawarah dengan berbagai pihak,” tegas Plt. Kepala Pelaksana BPBD, Wiyono.

Menurut dia, BPBD dalam menentukan daerah atau desa terdampak tidaklah sendirian, melainkan melibatkan banyak pihak. Penetapan itu didasarkan beberapa kriteria dan letak geografis. Kategori kecamatan, ada enam kecamatan yang sudah ditetapkan sebagai daerah terdampak, yakni Kecamatan Songgon, Singojuruh, Glenmore, Kalibaru, Sempu, dan Genteng. “20 desa terdampak itu tersebar di enam kecamatan itu,” ungkapnya.

Loading...

Selain itu, BPBD juga sudah merampungkan pendataan jumlah jiwa yang berpotensi terkena dampak letusan Gunung Raung  “Jika status Gunung Raung me ningkat jadi awas, maka kita harus melakukan evakuasi sekitar 12.2991 jiwa,” beber Wi yono. Jumlah 12.2991 jiwa itu tersebar di enam kecamatan; Kecamatan Kalibaru sebanyak 38.839 jiwa, Kecamatan Glenmore sebanyak 29.460, Kecamatan Sempu 16.079 jiwa, Kecamatan Genteng 3000 jiwa, Kecamatan Songgon 10.608 jiwa, dan Kecamatan Si ngojuruh 4.406 jiwa. “Jumlah itu masih sementara, kita masih terus melakukan pendataan terhadap warga yang berpotensi terkena dampak,” katanya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2