Banyuwangi, Jurnalnews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MTs Al Imarah Bajulmati dalam ajang Olimpiade TOPAZ 2 Banyuwangi yang digelar di SMP Tarbiyatul Muhibbin, pada Minggu, 8 Februari 2026. Dari empat siswi yang mengikuti kompetisi, tiga di antaranya berhasil lolos ke tingkat provinsi sekaligus meraih medali perunggu.
Tiga siswi berprestasi tersebut adalah Jure Yana (kelas 7) yang lolos pada mata pelajaran Bahasa Inggris, serta Siti Nur Lailyatil Husna dan Masrurotul Kamila (kelas 9) yang lolos pada mata pelajaran Matematika. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan posisi MTs Al Imarah sebagai madrasah yang mampu bersaing dengan sekolah dan madrasah terbaik se-Kabupaten Banyuwangi.
Pihak yayasan dan seluruh civitas akademika MTs Al Imarah memberikan apresiasi penuh atas perjuangan para siswi. Meski satu peserta belum berhasil melaju ke tahap berikutnya, semangat juang dan keberanian mengikuti kompetisi tetap menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah.
Kepala MTs Al Imarah, Hasan Ma’ruf, menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja keras siswa dan dedikasi para guru pembimbing.
“Alhamdulillah, tiga siswi sekolah kami berhasil lolos ke tingkat provinsi dan meraih piala perunggu. Ini berkat kerja keras, disiplin, serta bimbingan intensif dari dewan guru. Kami bangga karena bisa bersaing dengan sekolah dan madrasah terbaik di seluruh kabupaten. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berinovasi demi MTs Al Imarah yang lebih unggul dan barokah,” ungkapnya.
Ajang Olimpiade TOPAZ 2 sendiri hadir dengan filosofi yang kuat dan berbeda. Tidak semata berorientasi pada medali, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya budaya belajar, penguatan karakter, serta keberanian siswa untuk mencoba dan tidak takut gagal. Proses pembelajaran dan pengalaman kompetisi menjadi nilai utama dalam membentuk generasi yang tangguh dan berdaya saing.
Dengan torehan prestasi ini, MTs Al Imarah Bajulmati semakin menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi berprestasi, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Olimpiade TOPAZ 2 Banyuwangi 2026 pun diharapkan terus menjadi wadah strategis dalam melahirkan pelajar unggul yang membawa nama baik madrasah hingga tingkat yang lebih tinggi. (Venus Hadi)






