Banyuwangi, Jurnalnews.com – Madu randu khas Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, kini tak lagi sekadar hasil ternak lebah tradisional, melainkan telah naik kelas menjadi produk unggulan desa yang berdaya saing. Melalui sentuhan manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Randu Jaya”, madu randu diorbitkan sebagai ikon usaha desa yang merepresentasikan kemandirian ekonomi dan kekuatan potensi lokal.
Berangkat dari komunitas peternak lebah Desa Alasbuluh, madu randu dikenal sebagai salah satu madu terbaik nusantara. Hamparan luas perkebunan kapuk (randu) menjadi sumber nektar alami yang melimpah, menciptakan madu dengan kualitas, aroma, dan rasa yang khas. Potensi besar inilah yang kini disinergikan BUMDes Randu Jaya dalam bentuk pengelolaan produksi, pengemasan, hingga pemasaran yang lebih profesional.
Sekretaris Desa Alasbuluh, H. Zaenal Arifin, menegaskan bahwa Desa Alasbuluh memiliki kekayaan alam yang sangat mendukung pengembangan madu randu.
“Area perkebunan randu di Alasbuluh sangat luas dan menjadi habitat ideal bagi lebah. Kini para peternak bisa bersinergi dengan BUMDes untuk pemasaran, sehingga madu tidak hanya diproduksi, tapi juga punya nilai jual yang lebih tinggi,” jelasnya di Sekretariat BUMDes Randu Jaya, Kamis, 12 Februari 2026.
Dukungan juga datang dari Pendamping Desa, Eko Mulyono, yang mengapresiasi langkah kolaboratif tersebut.
“Saya mendukung penuh BUMDes Randu Jaya dalam pengembangan produksi madu randu. Ini langkah strategis untuk menggerakkan ekonomi desa berbasis potensi lokal. Semoga lancar dan sukses,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BUMDes Randu Jaya, Ardy Tio Bastiar, menjelaskan bahwa madu randu saat ini dipasarkan dalam kemasan eksklusif berlabel resmi BUMDes.
“Untuk sementara kami jual dalam kemasan 460 ml dengan label BUMDes Randu Jaya. Ke depan akan kami kembangkan berbagai ukuran kemasan. Produk ini dijamin asli, murni, dan berkualitas. Bagi yang berminat bisa langsung menghubungi BUMDes Alasbuluh,” jelasnya.
Dengan branding yang kuat, kemasan resmi, serta jaminan keaslian produk, madu randu BUMDes Randu Jaya kini tampil sebagai simbol kebangkitan ekonomi desa. Tak sekadar produk pajangan, madu ini menjadi wajah baru kemandirian Desa Alasbuluh. (Venus Hadi)








