Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

9 Jalan Tol Baru di Jawa Barat Mulai Dibangun 2026, Program KDM Senilai Rp134,5 Triliun Pangkas Kemacetan dan Dorong Ekonomi

9-jalan-tol-baru-di-jawa-barat-mulai-dibangun-2026,-program-kdm-senilai-rp134,5-triliun-pangkas-kemacetan-dan-dorong-ekonomi
9 Jalan Tol Baru di Jawa Barat Mulai Dibangun 2026, Program KDM Senilai Rp134,5 Triliun Pangkas Kemacetan dan Dorong Ekonomi

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Gubernur Dedi Mulyadi yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) menaruh perhatian serius terhadap persoalan kemacetan di berbagai wilayah Jawa Barat.

Kemacetan yang terjadi selama ini dinilai menghambat mobilitas masyarakat sekaligus memperlambat perputaran ekonomi antardaerah.

Sebagai solusi jangka panjang, KDM berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan sembilan ruas jalan tol baru mulai tahun 2026.

Total panjang proyek tersebut mencapai sekitar 266,66 kilometer dengan nilai investasi fantastis sebesar Rp134,5 triliun.

Informasi tersebut disampaikan oleh Bappeda Provinsi Jawa Barat melalui unggahan akun resmi mereka di platform Instagram yang kemudian dikutip berbagai media pada Minggu, 22 Februari 2026.

“Pemerintah pusat merencanakan pembangunan 9 ruas jalan tol baru di wilayah Provinsi Jawa Barat pada periode 2025–2029 dengan total panjang ±266,66 km dan indikasi investasi Rp134,5 triliun,” tulis Bappeda Jabar dalam keterangannya.

Tol Getaci Jadi Prioritas, Bandung–Tasikmalaya Makin Dekat

Salah satu proyek yang paling dinantikan masyarakat adalah pembangunan Tol Getaci (Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap).

Setelah beberapa kali mengalami kegagalan lelang, proyek ini kembali mendapat kepastian untuk direalisasikan.

Tahap awal yang akan dibangun adalah segmen dari kawasan Gedebage di Bandung hingga Tasikmalaya sepanjang sekitar 95 kilometer.

Pembangunan ditargetkan mulai 2026 dan beroperasi pada 2029. Jika seluruh proyek rampung, jalur tersebut akan terhubung hingga Cilacap.

Keberadaan tol ini diyakini memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan. Bahkan perjalanan menuju kawasan wisata seperti Pangandaran diperkirakan hanya membutuhkan beberapa jam dari Bandung maupun Jakarta.

Target 2027: Semua Jalan di Jabar Terkoneksi Mulus

Tidak hanya fokus pada pembangunan tol baru, KDM juga memiliki visi besar membangun sistem jaringan jalan terintegrasi.


Page 2

Ia menargetkan pada 2027 seluruh jalan di Jawa Barat — mulai dari jalan nasional, provinsi, kabupaten hingga desa — terkoneksi dalam kondisi baik.

Menurutnya, konektivitas infrastruktur merupakan kunci utama pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kalau jalannya bagus, distribusi lancar, wisata berkembang, industri tumbuh, otomatis ekonomi masyarakat meningkat,” kata KDM dalam berbagai kesempatan.

Daftar 9 Jalan Tol Baru di Jawa Barat

Berikut sembilan ruas tol yang akan dibangun hingga 2029:

  1. Tol Getaci (Gedebage–Tasikmalaya)
    Panjang tahap awal ±95 km, target konstruksi 2026–2029.
  2. Tol Dalam Kota Bandung (BIUTR)
    Panjang 18,10 km, investasi Rp10,1 triliun, target 2028–2029.
  3. Tol Bogor–Serpong via Parung (JORR III)
    Menghubungkan Bogor dengan kawasan Serpong melalui Parung, panjang 32,03 km.
  4. Tol Sentul Selatan–Karawang Barat (JORR III)
    Menghubungkan kawasan Sentul dengan Karawang, panjang 33,62 km.
  5. Tol Cikunir–Karawaci (Elevated)
    Jalur layang sekitar 40 km yang melintasi kawasan Cikunir hingga Karawaci.
  6. Akses Patimban Extend
    Menghubungkan kawasan industri ke Pelabuhan Patimban sepanjang 22,69 km.
  7. Tol Caringin–Cisarua
    Menghubungkan kawasan Caringin dan Cisarua sepanjang 18,41 km.
  8. Tol Sukabumi–Ciranjang
    Proyek penting mengurai kemacetan jalur Sukabumi menuju Cianjur melalui Ciranjang.
  9. Tol Ciranjang–Padalarang
    Menyambung jalur sebelumnya hingga Padalarang.

Lima Proyek Murni Gagasan KDM

Dari sembilan proyek tersebut, lima di antaranya disebut sebagai gagasan langsung KDM. Hal ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah provinsi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.

Selain mengatasi kemacetan, proyek tol juga diharapkan membuka pusat-pusat ekonomi baru di daerah yang selama ini belum berkembang maksimal, seperti wilayah selatan Jawa Barat meliputi Garut dan Ciamis.

Dampak Ekonomi Diprediksi Signifikan

Pengamat transportasi menilai pembangunan jalan tol akan memberikan dampak ekonomi berlipat, mulai dari sektor logistik, pariwisata, industri hingga UMKM lokal.

Dengan akses yang lebih cepat menuju ibu kota negara Jakarta maupun kota-kota besar lain, investor diperkirakan semakin tertarik menanamkan modal di Jawa Barat.

KDM sendiri menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi masa depan masyarakat.

“Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan rakyat. Jalan bagus itu bukan hanya soal kendaraan lewat, tapi ekonomi masyarakat ikut bergerak,” tegasnya. (*)


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Gubernur Dedi Mulyadi yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) menaruh perhatian serius terhadap persoalan kemacetan di berbagai wilayah Jawa Barat.

Kemacetan yang terjadi selama ini dinilai menghambat mobilitas masyarakat sekaligus memperlambat perputaran ekonomi antardaerah.

Sebagai solusi jangka panjang, KDM berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan sembilan ruas jalan tol baru mulai tahun 2026.

Total panjang proyek tersebut mencapai sekitar 266,66 kilometer dengan nilai investasi fantastis sebesar Rp134,5 triliun.

Informasi tersebut disampaikan oleh Bappeda Provinsi Jawa Barat melalui unggahan akun resmi mereka di platform Instagram yang kemudian dikutip berbagai media pada Minggu, 22 Februari 2026.

“Pemerintah pusat merencanakan pembangunan 9 ruas jalan tol baru di wilayah Provinsi Jawa Barat pada periode 2025–2029 dengan total panjang ±266,66 km dan indikasi investasi Rp134,5 triliun,” tulis Bappeda Jabar dalam keterangannya.

Tol Getaci Jadi Prioritas, Bandung–Tasikmalaya Makin Dekat

Salah satu proyek yang paling dinantikan masyarakat adalah pembangunan Tol Getaci (Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap).

Setelah beberapa kali mengalami kegagalan lelang, proyek ini kembali mendapat kepastian untuk direalisasikan.

Tahap awal yang akan dibangun adalah segmen dari kawasan Gedebage di Bandung hingga Tasikmalaya sepanjang sekitar 95 kilometer.

Pembangunan ditargetkan mulai 2026 dan beroperasi pada 2029. Jika seluruh proyek rampung, jalur tersebut akan terhubung hingga Cilacap.

Keberadaan tol ini diyakini memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan. Bahkan perjalanan menuju kawasan wisata seperti Pangandaran diperkirakan hanya membutuhkan beberapa jam dari Bandung maupun Jakarta.

Target 2027: Semua Jalan di Jabar Terkoneksi Mulus

Tidak hanya fokus pada pembangunan tol baru, KDM juga memiliki visi besar membangun sistem jaringan jalan terintegrasi.