Akses Teluk Ijo Dibiarkan Jalan Tanah

0
488

aksesBANYUWANGI – Keluhan wisatawan terkait jalan rusak menuju kawasan wisata Teluk Ijo sepertinya tidak akan mendapat solusi baru. Sebab, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi menyatakan akan tetap mempertahankan jalan tanah menuju pantai di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, tersebut. Sebelumnya, beberapa wisatawan mengeluhkan jalan menuju Pantai Teluk Ijo yang dianggap terlalu terjal. Bagi mereka, jalur menuju lokasi wisata berpasir putih itu terlalu jauh dari tempat parkir kendaraan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disbudpar Banyuwangi, M. Yanuarto Bramuda mengakui, beberapa objek wisata memang dikondisikan demikian.  Khusus Teluk Ijo dan beberapa objek wisata di kawasan lindung, kata dia, memang tidak bisa serta merta dilakukan pembangunan yang mencolok. Dia menambahkan, mempertahankan kondisi jalan tanah itu untuk menjaga nilai keindahan dan kelestarian lokasi tersebut.

Menurut Bram, wisatawan asing justru menyukai kondisi alam yang masih apa adanya tersebut.“Teluk Ijo itu memang kawasan lindung. Jadi kondisinya kita pertahankan seperti itu,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi  i kantor Disbudpar kemarin (17/2). Kendati demikian, Disbudpar akan tetap mengusahakan pembangunan jalan menuju Teluk Ijo. Salah satu cara yang dilakukan adalah pengerasan jalan tanpa aspal. Pengerasan itu, kata Bram, nanti sampai di titik akhir pos.

Dengan demikian, keaslian jalan di kawasan itu tetap terjaga. “Kita keraskan dengan makadam,” cetusnya. Dia juga menambahkan, Teluk Ijo memang lebih tepat untuk kunjungan wisatawan yang petualang. Anak-anak dan orang tua yang kondisi tubuhnya sudah mulai kurang fi t, disarankan memilih lokasi pantai lain. “Kalau membawa anak-anak sebaiknya ke pantai lain yang juga tidak kalah indah, seperti Pulau Merah. Aksesnya sangat mudah” ujarnya.

Bram menambahkan, di kawasan Teluk Ijo nanti tidak akan ada lapak untuk berjualan. Masyarakat sekitar bisa mendapat tambahan rezeki dengan cara menyediakan perahu dan souvenir di sekitar home stay. “Teluk Ijo benarbenar kita kondisikan alami,” pungkasnya. (radar)

Loading...

JUAL KAYU MURAH BERBAGAI JENIS & UKURAN

JUAL KAYU MURAH BERBAGAI JENIS & UKURAN

"JUAL KAYU MERANTE-KAMPER-BORNEO-DLL.ASAL SUMATRA" "UKURAN KAYU BORNEO" 1).KAYU BORNEO RENG RENG: 3 x 4 x 400 cm = Rp. 2.000.000…
10/10/2018
JAKARTA