Antisipasi Munculnya Rabies, Ambil Sampel Darah Anjing

0
332


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BLIMBINGSARI – Pertanian melalui Bidang Peternakan Kabupaten Banyuwangi bersama Balai Besar Veteriner Jogjakarta, mengambil sampel darah anjing di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuwangi kemarin  (1/2).

Itu dilakukan untuk antisipasi munculnya rabies dan menguji kekebalan anjing terhadap pemberian vaksin. Kepala Dinas Pertanian, Arief  Setyawan, melalui Kepala Bidang (Kabid) kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner,  Bambang Sugianto, mengatakan pengambilan sampel darah anjing itu dilakukan di tiga kecamatan, yakni di Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi; Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari dan Desa  Purwodadi, Kecamatn Gambiran.

Loading...

“Kita kerja sama dengan Balai Veteriner Jogjakarta, tujuannya untuk mengetahui sejauh mana reaksi vaksin yang sudah diberikan terhadap anjing,” ungkapnya. Untuk pengujian itu, terang dia, pihaknya akan mengambil darah dari 60 ekor anjing yang sudah  pernah divaksin. Petugas yang  melakukan pengujian itu langsung tim dari Balai Veteriner Jogjakarta.

“Setelah tiga bulan divaksin, kita uji seperti apa reaksinya,” katanya. Pada tahun 2016, terang dia, pihaknya telah memberikan vaksin terhadap sejumlah hewan piaraan dan unggas di Banyuwangi, termasuk anjing. Jumlah  total hewan yang divaksin itu, mencapai 4.000 ekor.

“Vaksin dilakukan untuk menekan populasi anjing, serta mengurangi risiko manusia terjangkit rabies yang disebabkan anjing gila,” terangnya. Petugas dari Balai Besar Veteriner Jogjakarta, jelas dia, masih akan melakukan pengambilan  sampel darah anjing di sejumlah   kecamatan memiliki populasi anjing cukup tinggi. Saat melakukan vaksin tiga bulan lalu, hewan anjing itu telah  terdata oleh petugas.

“Harapannya itu tidak ada penyebaran penyakit rabies di Banyuwangi,” cetusnya. (radar)

Loading...