SRONO – Sudah lebih dari setahun ini sejumlah warga dari beberapa desa di Kecamatan Srono dan Cluring memanfaatkan saluran air bersih di tepi jalan raya Dusun Blangkon, Desa Keba man, tepatnya utara Mapolsek Srono. Air bersih yang diambil warga itu berasal dari sumur bor milik salah satu pengusaha pabrik penggilingan padi yang sengaja diberikan guna memenuhi kebutuhan warga.
“Airnya gratis. Siapa pun boleh mengambil,” ujar Hariyati, 45, warga Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Untuk mendapatkan air bersih itu, warga umumnya membawa jeriken. Saluran air bersih itu, oleh pemilik dibuka sejak pagi hingga pukul 17.00. Mulanya saluran itu tidak pernah dimatikan.
Tetapi, karena ada oknum yang sengaja mengambil air dalam jumlah banyak dan dijual, akhirnya pengambilan air dibatasi. “Air ini sedekah dari pemilik pabrik penggilingan padi,” kata Umi Jazilah, 39, warga Dusun Blangkon, Desa Kebaman.
Menurut Umi, hampir setiap hari saluran air bersih itu dipenuhi warga yang ingin mengambil air. Tidak hanya dari Desa Kebaman, warga dari desa dan kecamatan lain juga banyak yang datang. “Kadang ada orang dari Desa Kalipait (Kecamatan Tegaldlimo) yang ambil air di sini,” terangnya.
Warga mengaku sangat terbantu dengan saluran air bersih gratis itu. Apalagi, airnya bersih dan rasanya lebih segar meski tidak dimasak. “Saya sudah enam bulan ini mengambil air bersih gratis ini,” sebut Bambang, 65, salah satu warga Dusun Cempokosari, Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring. (radar)