Sabtu, 10 Januari 2026 – 21:50
TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Mengawali masa pengabdiannya di Bumi Blambangan, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., langsung mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi dalam menjaga kondusifitas, Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
“Harapan saya, bersama kita jaga Banyuwangi,” tegas Kombes Pol. Rofiq dalam sesi wawancara usai Serah Terima Jabatan (Sertijab), pada Sabtu (10/1/2026).
Ada alasan kuat mengapa ajakan sinergi tersebut muncul pertama kali dari Kombes Pol. Rofiq saat perdana menjabat sebagai Kapolresta Banyuwangi. Yang mana pnggilan untuk menjaga kondusivitas dan Kamtibmas yang ditujukan kepada seluruh elemen warga, semata-mata demi melindungi kekayaan kultur dan budaya Tlatah Blambangan yang sangat beragam.
Menurut Kombes Pol. Rofiq Banyuwang adalah lini terdepan Pulau Jawa di wilayah timur, yang langsung berbatasan dengan Pulau Dewata Bali. Beragam budaya Banyuwangi yang telah dipelajarinya selama dua minggu punya potensi luar biasa
Untuk itu Kapolresta Banyuwangi ingin mengajak warga untuk menjaga nama baik wilayahnya. Sehingga kabupaten paling timur Pulau Jawa ini jadi role model wilayah lain.
“Itu harapan saya, karena budaya itu adalah ringkasan saripati dari cipta, karya, dan karakter. Nah budaya baiknya ayo kita teruskan, kita jaga, kalau ada yang kurang pas, ayo kita ubah untuk bisa selaras dengan budaya-budaya yang ada,” ujarnya usai pelepasan Kombes Pol. Rama.
Oleh sebab itu, masih kata Kombes Pol. Rofiq, Banyuwangi tidak bisa jika hanya dijaga polisi. Perlu support masyarakat yang punya jiwa polisi dihatinya, terutama polisi bagi dirinya sendiri.
“Harus ditanamkan jiwa polisi dalam dirinya, kalau kemudian itu bisa dilaksanakan, maka kita ini akan mengakselerasikan program-program ini di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya. (*)
| Pewarta | : Syamsul Arifin |
| Editor | : Hendarmono Al Sidarto |








