JEMBER, KOMPAS.com – Korban kecelakaan beruntun di Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi yang sempat dikira meninggal dunia ternyata ditemukan masih hidup. Korban kini tengah menjalani perawatan medis setelah sempat tergencet di dalam kabin kendaraan yang remuk.
Sebelumnya, beredar video pascakejadian yang memperlihatkan kondisi minibus Daihatsu Sigra bernomor polisi P 1436 EI dalam keadaan hancur. Sopir minibus tersebut, Achmad Gofir (41), warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jember, terlihat tidak bergerak sehingga banyak warga menduga ia telah tewas di lokasi.
“Selamat, pengemudi minibus Sigra yang tertimpa piner (muatan triplek tronton) dan dikira meninggal ternyata tidak,” ungkap Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Jember Ipda Tommy Nur Alamsyah kepada Kompas.com, Minggu (4/1/2026).
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi, Libatkan Tronton Muatan Triplek
Terjepit Muatan Triplek
Tommy menjelaskan bahwa saat proses evakuasi yang dramatis, petugas mendapati Achmad Gofir masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Korban diketahui mengalami luka cukup serius di bagian kepala akibat hantaman muatan.
“Saat ini sedang mendapatkan perawatan di Klinik Puspa Medika Garahan Silo Jember,” tambahnya.
Kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (3/1/2026) pukul 19.30 WIB ini melibatkan tiga kendaraan. Selain minibus Sigra, terdapat truk tronton bermuatan triplek bernopol L 8186 AG yang dikemudikan Amir Mahmud (36) asal Lumajang, serta microbus Isuzu Elf bernopol B 7273 IR yang dikemudikan M Ali Mustofa (44) asal Banyuwangi.
Meskipun kondisi kendaraan mengalami kerusakan parah, seluruh korban dalam insiden maut tersebut dinyatakan selamat dan telah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Diduga Rem Blong di Tikungan
KOMPAS.com/Satlantas Polres Jember Kondisi Achmad Gofir (41) asal Kelurahan Kebonsari Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember saat dirawat di Klinik Puspa Medika Garahan Silo Jember usai kecelakaan di Jalur Gumitir, Sabtu (3/1/2026).Berdasarkan laporan Unit Lakalantas Satlantas Polres Jember, kecelakaan bermula ketika truk tronton melaju dari arah Jember menuju Banyuwangi. Saat tiba di tikungan Mbah Singo kilometer 37, truk tersebut diduga mengalami rem blong.
Kondisi truk yang tidak terkendali membuatnya oleng ke kanan hingga muatan tripleknya tumpah menimpa minibus Sigra dari arah berlawanan. Truk kemudian terguling dan kembali menghantam microbus Isuzu Elf yang berada tepat di belakang minibus tersebut.
Tommy menyebutkan, sopir truk tronton diduga lalai dalam memastikan kelaikan komponen kendaraannya sebelum memulai perjalanan.
“Diduga tidak mengecek komponen kendaraannya sebelum berkendara,” jelas Tommy.
Insiden ini sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalan nasional Jalur Gumitir tersendat total karena material triplek menutup hampir separuh badan jalan. Namun, petugas memastikan per siang ini jalur telah kembali lancar dan sistem buka tutup jalur sudah tidak diberlakukan lagi.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang








