Awasi Tumbuh Kembang Anak

0
224

RS Al Huda Gelar Sosialisasi TKA


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG – Rumah Sakit Al Huda Genteng mengadakan sosialisasi Tumbuh Kembang Anak (TKA) Rabu (24/4) lalu. Acara yang digelar di Play Group Nurul Huda Genteng itu dihadiri sekitar 30 orang tua murid Play Group Nurul Huda. Acara ini terselenggara sebagai bentuk kepedulian Rumah Sakit Al Huda terhadap dunia anak dan pendidikan di wilayah Genteng pada khususnya. Antusias peserta tampak pada banyaknya pertanyaan seputar pertumbuhan putra- putri mereka diusia Play Group ini.

Nurina Nanda Putri, A.Md Keb. sebagai salah satu anggota tim sosialisasi menjelaskan, tujuan sosialisasi TKA ini untuk memberikan informasi dan masukan serta pengalaman tentang pelaksanaan tumbuh kembang anak di bidang pemenuhan hak anak. Selain itu mendorong terbangunnya hak anak di bidang kesehatan. “Tumbuh kembang anak harus mulai diperhatikan sejak bayi sampai anakanak usia lima tahun. Tumbuh kembang anak pada usia tersebut akan berkembang dengan cepat.

Dalam hal ini orang tua diharapkan untuk tidak melewatkan Golden Period putra-putrinya, yaitu usia 1-3 tahun,” papar Nurina. Hal yang abnormal atau kelainan pada tumbuh kembang anak harus dideteksi sejak usia dini. Karena, bisa jadi kelainan pada anak dikarenakan orang tuanya yang salah dalam mendidiknya. “Karena itu kita harus waspada terhadap anak yang mengalami abnornal atau kelebihan. Misalnya anak usia 8-12 bulan harus bisa merangkak dan tengkurap sendiri.

Apabila belum bisa, maka harus segera dikonsultasikan ke dokter anak atau ahlinya,” tambah Nurina. Salah seorang wali murid Play Group Nurul Huda menanyakan cara mengatasi anak agar tidak manja, Nurina menyampaikan, bahwa ada banyak cara untuk mengatasi hal tersebut. Karena sifat dan karakter tiap anak tidak sama, sehingga tidak ada cara  baku untuk mengatasinya. Yang paling penting adalah bagaimana para orang tua memberikan contoh pada anak untuk melatih kemandiriannya secara bervariasi.

Misalnya meminta anak  untuk merapikan kembali mainannya, dengan dibantu orang tua. Jadi orang tua ikut menemani putraputrinya dalam merapikan mainan. Sehingga anak tidak merasa dimanja atau dibiarkan begitu saja. Kegiatan semacam ini akan secara rutin diadakan setiap satu bulan sekali. Tentu saja dengan materi yang bervariatif sesuai kebutuhan  masyarakat, dengan tetap mengedepankan pada 8 amanah pendirfi RS Al Huda Genteng, dr. H. Musytahar Umar Thalib (alm). Di antaranya masyarakat sejahtera, keluarga bahagia, dan selalu sehat jasmani dan rohani.

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan para orang tua cepat tanggap terhadap segala sesuatu yang terjadi pada anaknya sesuai dengan standar batasan umur yang ada. Dengan penanganan yang cepat maka tumbuh kembang anak dapat diatasi. Yaitu dengan memberi stimulasi-stimulasi yang cocok serta memberi nutrisi makanan yang sehat dan berkualitas sehingga anak dapat tumbuh dengan sehat,” pungkas Nurina.(radar)

Loading...