Bangun Budaya Baru, Tak Buang Sampah di Kali

0
339

BERSIH: Kondisi sungai Kalilo dipotret dari jembatan Continental kemarin.Kampanye lingkungan hijau dan bersih atau Green and Clean yang digagas Bupati Abdullah Azwar Anas, mulai menampakkan hasil. Lingkungan kota Banyuwangi yang awalnya kumuh dan kotor, kini sudah berubah total.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SALAH satu sasaran program Green and Clean adalah kebersihan kali. Sejak beberapa bulan lalu, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) membentuk  satuan tugas (Satgas) untuk membersihkan dan mengawasi kebersihan kali. Setiap hari, Satgas memantau kebersihan kali yang ada dalam kota Banyuwangi.

Keberadaan Satgas itu, cukup jitu guna membersihkan kali dari kotoran sampah. Puluhan satgas setiap pagi bergerak ke lokasinya masing-masing yang telah ditetapkan. Selain membersihkan kali, Satgas itu juga berkampanye untuk mengajak warga lingkungan sekitar kali ikut menjaga kebersihan kali.

Kampanye kali bersih ini, belum sepenuhnya berhasil 100 persen. Untuk persoalan sampah  yang berasal dari hulu dan  sampah yang ada di kali sudah  berhasil diatasi Satgas yang  dikerahkan.  Yang masih menjadi persoalan, mengubah pola hidup  masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai.

Loading...

Mengubah pola hidup ini, kini menjadi tantangan terberat DKP untuk mewujudkan kali bersih dan sehat di Banyuwangi. Selama ini, warga masih ada yang belum bisa berubah dan menjadi kali sebagai tempat pembuangan sampah. DKP sudah memasang beberapa spanduk berisi seruan untuk tidak membuang sampah di kali namun warga masih ada yang membuang sampah di sungai.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2