Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Banjir Pekalongan Bikin KAI Merugi, Refund Tiket Kereta Api Tembus Rp3,5 Miliar

banjir-pekalongan-bikin-kai-merugi,-refund-tiket-kereta-api-tembus-rp3,5-miliar
Banjir Pekalongan Bikin KAI Merugi, Refund Tiket Kereta Api Tembus Rp3,5 Miliar

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat nilai pengembalian dana atau refund tiket kereta api mencapai Rp3,5 miliar akibat gangguan operasional yang disebabkan banjir di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.

Gangguan tersebut terjadi di area Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang dan berdampak signifikan terhadap perjalanan kereta penumpang maupun barang.

EVP of Sales PT KAI, Ririn Widi Astutik, menyampaikan bahwa angka Rp3,5 miliar tersebut merupakan nilai pengembalian tiket kepada pelanggan yang perjalanannya dibatalkan.

Hingga saat ini, KAI masih melakukan penghitungan total kerugian secara menyeluruh karena kondisi di lapangan masih terus berkembang.

“Nilai Rp3,5 miliar tersebut baru mencakup pembatalan perjalanan kereta api penumpang,” ujar Ririn di Jakarta, Minggu (18/1/2026).

Baca Juga: Kasus Penyelamatan Non-Kebakaran Damkarmat Banyuwangi Melejit, Tembus 724 Kejadian Sepanjang 2025

Periode Refund Empat Hari Operasional

Ririn menjelaskan bahwa penghitungan refund tiket dilakukan untuk periode empat hari, yakni sejak 15 hingga 18 Januari 2026, terhitung mulai pukul 13.00 WIB.

Dalam periode tersebut, KAI memprioritaskan hak pelanggan dengan memastikan proses pengembalian dana berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Empat hari, sejak 15 sampai 18 Januari, itu baru nilai refund tiket. Komponen lain masih dalam proses penghitungan,” jelasnya.

Selain pengembalian tiket, terdapat sejumlah komponen biaya lain yang belum masuk dalam perhitungan awal, seperti service recovery tambahan, pengaturan ulang perjalanan, serta biaya operasional darurat akibat gangguan jalur rel.

Seluruh komponen tersebut akan dihitung setelah kondisi operasional benar-benar stabil.

Baca Juga: Hujan Deras Guyur Banyuwangi, Jalan Letjen S. Parman Tergenang dan Picu Kemacetan Panjang

Banjir Pekalongan Picu Pembatalan 82 KA Penumpang

Sebelumnya, PT KAI terpaksa membatalkan sebanyak 82 perjalanan kereta api penumpang akibat banjir yang merendam jalur rel di wilayah Pekalongan.

Banjir dipicu oleh cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, diperparah oleh jebolnya tanggul serta kondisi air pasang.


Page 2

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa dampak banjir tidak hanya menyebabkan pembatalan perjalanan, tetapi juga keterlambatan sejumlah kereta api.

“Cuaca ekstrem dalam dua hingga tiga hari terakhir menyebabkan pembatalan dan keterlambatan perjalanan kereta. Tercatat 82 kereta penumpang terdampak pembatalan, 16 kereta barang dibatalkan, serta sekitar 76 kereta mengalami keterlambatan,” ujar Bobby.

Menurutnya, keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas utama perusahaan, sehingga pembatalan dilakukan sebagai langkah preventif untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Baca Juga: Haul ke-20 Habib Shadiq Al Hadar di Banyuwangi, Syiar Ukhuwah Islamiyah Diperkuat Lewat Pengobatan Gratis dan Edukasi Kesehatan Digital

Dalam periode long weekend 16–18 Januari 2026, KAI mencatat sebanyak 258 ribu tempat duduk telah terjual.

Namun, akibat banjir di Pekalongan, sekitar 18 ribu penumpang mengajukan pengembalian tiket.

KAI menegaskan bahwa seluruh pelanggan yang perjalanannya dibatalkan berhak memperoleh pengembalian dana secara penuh atau 100 persen.

Proses refund dapat dilakukan melalui tiga kanal resmi, yakni loket stasiun, layanan pelanggan KAI 121, serta aplikasi Access by KAI.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik, sekaligus memastikan hak pelanggan tetap terpenuhi meskipun terjadi gangguan operasional akibat bencana alam.

Baca Juga: Atlet Hoki Banyuwangi Innes Aditya Dapat Golden Ticket Bintara Polri Usai Sabet Medali SEA Games 2025

Komitmen KAI Pulihkan Operasional

KAI menyatakan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk otoritas setempat dan instansi teknis, untuk mempercepat pemulihan jalur rel yang terdampak banjir.

Upaya normalisasi dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan.

Di tengah situasi tersebut, KAI menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, baik melalui penyediaan informasi yang transparan, kemudahan pengembalian tiket, maupun langkah-langkah antisipatif untuk meminimalkan dampak gangguan operasional di masa mendatang.

KAI juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi terkait perjalanan kereta api melalui kanal komunikasi KAI, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih berlanjut di sejumlah wilayah.


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat nilai pengembalian dana atau refund tiket kereta api mencapai Rp3,5 miliar akibat gangguan operasional yang disebabkan banjir di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.

Gangguan tersebut terjadi di area Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang dan berdampak signifikan terhadap perjalanan kereta penumpang maupun barang.

EVP of Sales PT KAI, Ririn Widi Astutik, menyampaikan bahwa angka Rp3,5 miliar tersebut merupakan nilai pengembalian tiket kepada pelanggan yang perjalanannya dibatalkan.

Hingga saat ini, KAI masih melakukan penghitungan total kerugian secara menyeluruh karena kondisi di lapangan masih terus berkembang.

“Nilai Rp3,5 miliar tersebut baru mencakup pembatalan perjalanan kereta api penumpang,” ujar Ririn di Jakarta, Minggu (18/1/2026).

Baca Juga: Kasus Penyelamatan Non-Kebakaran Damkarmat Banyuwangi Melejit, Tembus 724 Kejadian Sepanjang 2025

Periode Refund Empat Hari Operasional

Ririn menjelaskan bahwa penghitungan refund tiket dilakukan untuk periode empat hari, yakni sejak 15 hingga 18 Januari 2026, terhitung mulai pukul 13.00 WIB.

Dalam periode tersebut, KAI memprioritaskan hak pelanggan dengan memastikan proses pengembalian dana berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Empat hari, sejak 15 sampai 18 Januari, itu baru nilai refund tiket. Komponen lain masih dalam proses penghitungan,” jelasnya.

Selain pengembalian tiket, terdapat sejumlah komponen biaya lain yang belum masuk dalam perhitungan awal, seperti service recovery tambahan, pengaturan ulang perjalanan, serta biaya operasional darurat akibat gangguan jalur rel.

Seluruh komponen tersebut akan dihitung setelah kondisi operasional benar-benar stabil.

Baca Juga: Hujan Deras Guyur Banyuwangi, Jalan Letjen S. Parman Tergenang dan Picu Kemacetan Panjang

Banjir Pekalongan Picu Pembatalan 82 KA Penumpang

Sebelumnya, PT KAI terpaksa membatalkan sebanyak 82 perjalanan kereta api penumpang akibat banjir yang merendam jalur rel di wilayah Pekalongan.

Banjir dipicu oleh cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, diperparah oleh jebolnya tanggul serta kondisi air pasang.