sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Dampak banjir akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan Jabodetabek sejak Sabtu (17/1) masih dirasakan hingga Minggu (18/1).
Salah satu titik terdampak berada di Ruas Tol Sedyatmo Jakarta Barat, atau yang lebih dikenal sebagai Tol Bandara Soekarno-Hatta.
Genangan air yang sempat menghambat arus lalu lintas membuat pengelola jalan tol mengambil langkah cepat.
Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division meningkatkan upaya penanganan dengan mengoperasikan 10 unit pompa air di sejumlah titik rawan genangan.
Jumlah ini bertambah dari sebelumnya yang hanya menyiagakan 7 unit pompa.
Pompa Dikerahkan di Dua Titik Utama
Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti, menjelaskan bahwa saat ini enam unit pompa air difokuskan di Off Ramp Gerbang Tol (GT) Pluit 3.
Sementara itu, empat unit pompa lainnya dioperasikan di Off Ramp Rawa Bokor.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penyurutan debit air yang sempat menggenangi badan jalan tol.
“Kami berupaya semaksimal mungkin mempercepat penanganan genangan air dengan optimalisasi 10 unit pompa. Tingginya limpasan air dari kawasan sekitar, ditambah debit air Kali Perancis yang cukup besar, menjadi tantangan utama,” ujar Ginanjar dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/1).
Genangan Mulai Surut, Lajur Berangsur Dibuka
Menurut Ginanjar, hingga Minggu sore kondisi genangan air di Tol Bandara Soekarno-Hatta berangsur surut.
Di Off Ramp Rawa Bokor, masih terdapat sisa genangan, namun lajur sudah dapat dilintasi kendaraan.
Sementara itu, di Off Ramp GT Pluit 3, satu lajur telah kembali bisa digunakan sehingga arus lalu lintas mulai bergerak meski belum sepenuhnya normal.
Page 2
“Kami juga terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas pengguna jalan tol,” tambahnya.
Pengguna Jalan Diimbau Gunakan Jalur Alternatif
Meski kondisi berangsur membaik, Jasa Marga tetap mengimbau para pengguna jalan tol, khususnya yang hendak menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, agar memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari potensi kepadatan di titik genangan.
Pengendara disarankan untuk melintas melalui Ruas Tol JORR 2 atau mempertimbangkan moda transportasi lain demi memastikan ketepatan waktu keberangkatan menuju bandara.
“Pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas terkini di jaringan jalan tol Jasa Marga Group melalui Call Center 24 jam di nomor 14080, media sosial resmi Jasa Marga, serta aplikasi TRAVOY,” ujar Ginanjar.
Genangan Terdeteksi Sejak Dini Hari
Sebelumnya, akibat tingginya curah hujan sejak Sabtu, 17 Januari 2026, genangan air terpantau di beberapa titik Ruas Tol Sedyatmo.
Hingga pukul 06.45 WIB, tercatat masih ada dua titik genangan utama yang ditangani petugas, yakni Off Ramp GT Pluit 3 dan KM 31+000 A Off Ramp Rawa Bokor.
Petugas pertama kali mendeteksi genangan di GT Pluit 3 pada pukul 04.12 WIB dan segera menuju lokasi untuk memastikan seluruh pompa berfungsi normal.
Namun, hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama menyebabkan limpasan air dari kawasan sekitar masuk ke saluran jalan tol.
Debit air yang meningkat pesat membuat genangan sempat meluas dan menghambat arus kendaraan menuju bandara.
Jasa Marga Sampaikan Permohonan Maaf
Atas kejadian tersebut, Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan tol atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
Pihak pengelola memastikan penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar normal dan aman dilalui.
Dengan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, pengguna jalan tol diimbau tetap waspada, mempersiapkan perjalanan dengan baik, serta rutin memantau informasi lalu lintas terkini sebelum melintas di Tol Bandara Soekarno-Hatta. (*)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Dampak banjir akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan Jabodetabek sejak Sabtu (17/1) masih dirasakan hingga Minggu (18/1).
Salah satu titik terdampak berada di Ruas Tol Sedyatmo Jakarta Barat, atau yang lebih dikenal sebagai Tol Bandara Soekarno-Hatta.
Genangan air yang sempat menghambat arus lalu lintas membuat pengelola jalan tol mengambil langkah cepat.
Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division meningkatkan upaya penanganan dengan mengoperasikan 10 unit pompa air di sejumlah titik rawan genangan.
Jumlah ini bertambah dari sebelumnya yang hanya menyiagakan 7 unit pompa.
Pompa Dikerahkan di Dua Titik Utama
Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti, menjelaskan bahwa saat ini enam unit pompa air difokuskan di Off Ramp Gerbang Tol (GT) Pluit 3.
Sementara itu, empat unit pompa lainnya dioperasikan di Off Ramp Rawa Bokor.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penyurutan debit air yang sempat menggenangi badan jalan tol.
“Kami berupaya semaksimal mungkin mempercepat penanganan genangan air dengan optimalisasi 10 unit pompa. Tingginya limpasan air dari kawasan sekitar, ditambah debit air Kali Perancis yang cukup besar, menjadi tantangan utama,” ujar Ginanjar dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/1).
Genangan Mulai Surut, Lajur Berangsur Dibuka
Menurut Ginanjar, hingga Minggu sore kondisi genangan air di Tol Bandara Soekarno-Hatta berangsur surut.
Di Off Ramp Rawa Bokor, masih terdapat sisa genangan, namun lajur sudah dapat dilintasi kendaraan.
Sementara itu, di Off Ramp GT Pluit 3, satu lajur telah kembali bisa digunakan sehingga arus lalu lintas mulai bergerak meski belum sepenuhnya normal.








