Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Belum Cair! Ini Penyebab, Jadwal, dan Daftar Penerima yang Lulus

bansos-pkh-dan-bpnt-tahap-3-belum-cair!-ini-penyebab,-jadwal,-dan-daftar-penerima-yang-lulus
Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Belum Cair! Ini Penyebab, Jadwal, dan Daftar Penerima yang Lulus

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Hingga Kamis, 28 Agustus 2025, banyak keluarga penerima manfaat (KPM) masih menunggu kepastian pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ketiga.

Dana yang sangat diandalkan untuk kebutuhan sehari-hari itu belum juga masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Penerima yang Tidak Lagi Cair

Kementerian Sosial (Kemensos) telah menetapkan aturan baru. KPM yang sudah menerima PKH atau BPNT lebih dari lima tahun dan berusia di bawah 40 tahun tidak lagi berhak atas pencairan berikutnya.

Mereka dianggap “lulus” atau digraduasi dari daftar penerima. Pertimbangannya, lima tahun dinilai cukup untuk membangun modal dasar memperbaiki ekonomi keluarga.

Kebijakan ini juga agar kesempatan bisa diberikan pada penerima baru yang lebih membutuhkan.

Jadwal Pencairan Tahap 3

Tanggal 28–29 Agustus 2025 menjadi penentu apakah bansos tahap ketiga benar-benar cair bulan ini.

Jika saldo tidak kunjung masuk hingga akhir bulan, pencairan kemungkinan digeser ke awal September 2025.

Pola penyaluran biasanya dilakukan bertahap. Artinya, sebagian wilayah bisa menerima lebih dulu, sementara daerah lain masih menunggu giliran.

Hasil Cek Saldo 28 Agustus 2025

Hasil pengecekan saldo di rekening penerima menunjukkan dana tahap ketiga belum masuk.

Saldo terakhir masih tersisa Rp3.700, sama seperti pengecekan sebelumnya.

Hal ini menandakan proses penyaluran bansos masih berjalan, sehingga masyarakat diminta sabar menunggu.

Kemensos mengimbau penerima untuk rutin melakukan pengecekan saldo KKS, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah pusat maupun daerah.

Kepastian pencairan tahap ketiga sangat krusial, mengingat banyak keluarga penerima yang menggantungkan bansos untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. (*)