Banyuwangi Bersih Gula Rafinasi

0
120

disprindagtam-menjamin-banyuwangi-bersih-dari-gula-rafinasi-walau-demikian-masyarakat-diminta-tetap-waspada-peredaran-gula-itu

BANYUWANGI- Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan (Disprindagtam) menjamin Banyuwangi bersih  dari peredaran gula rafinasi.  Karena itu, warga diminta tidak  perlu resah namun tetap diminta waspada terhadap isu peredaran  gula rafinasi itu.

Belakangan ini, ada banyak informasi yang berkembang ditengah-tengah masyarakat soal  bocornya gula rafinasi ke pasar  umum. Jika gula rafinasi sampai bocor ke pasar umum, maka potensi anjloknya harga gula  petani sangat besar.

Gula ini bukan untuk konsumsi rumah tangga, melainkan konsumsi industri. Gula konsumsi yang beredar di masyarakat  adalah gula kristal putih (GKP) atau dikenal dengan gula pasir. Gula rafinasi adalah gula mentah yang sudah mengalami proses penyulingan yang ketat, sehingga memiliki kemurnian yang tinggi, berwarna putih bersih dan cerah.

Legimin, Kasi Perlindungan Konsumen Disprindagtam Banyuwangi, mengatakan gula ini hanya untuk kalangan industri  makanan dan minuman dan tidak bisa digunakan yang lain.  “Gula ini memiliki warna putih  sekali dan ukurannya relatif sama dengan gula pasir, “ ujar Legimin Legimin menjamin gula rafinasi tidak beredar di Banyuwangi.

“Banyuwangi tidak memiliki industri makanan atau minuman, jadi tidak beredar gula rafinasi  di sini. Meskipun demikian, kami tetap melakukan pengawasan  peredaran gula di masyarakat, “jelasnya. Selama ini, masyarakat lebih menyukai GKP atau  gula  pasir.

Semua pedagang sembako   di pasar tradisional menjual gula  pasir ini. Nurhidayat, salah satu pedagang sembako di pasar tradisional, mengaku sempat menyediakan gula rafinasi namun dia tidak mengerti jika itu gula rafinasi. “Orang-orang lebih suka membeli gula cokelat (gula pasir) karena rasanya lebih manis daripada gula yang warnanya putih sekali  itu, “ tandasnya. (radar)

Loading...