Beberapa Proyek Terancam tak Tuntas

0
417
ATAP: Pekerja memasang genting gedung Serba Guna Poliwangi di Kecamatan Kabat kemarin.
ATAP: Pekerja memasang genting gedung Serba Guna Poliwangi di Kecamatan Kabat kemarin.
ATAP: Pekerja memasang genting gedung Serba Guna Poliwangi di Kecamatan Kabat kemarin.

BANYUWANGI – Pengerjaan beberapa proyek yang didanai APBD 2012 terancam tidak selesai sesuai batas yang ditentukan. Hingga kemarin (29/12), sejumlah proyek masih dalam pengerjaan. Padahal, sesuai aturan, batas akhir toleransi pengerjaan proyek berakhir besok (31/12). Bila ada rekanan yang masih mengerjakan proyek, itu sudah memasuki masa penambahan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

“Bila sampai 31 Desember tetap belum tuntas, pelaksana proyek harus disanksi,” pinta Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi H. Zainal Arifin Salam. Hasil pengawasan yang dilakukan DPRD, jelas Arifin Salam, beberapa proyek menerapkan lembur kerja mendekati batas akhir pengerjaan proyek. Karena itu, Komisi IV DPRD meminta agar tetap memperhatikan kualitas garapan. Demi menjaga kualitas pengerjaan, Arifin Salam minta Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengawasi secara serius.

Anggota Komisi IV DPRD, Gunawan menyebut, hingga mendekati hari akhir Desember 2012 ini, banyak proyek yang belum selesai. Hal itu menunjukkan ada yang salah dalam pelaksanaan. “Pengerjaan proyek ada batasnya, tidak ada yang sampai 31 Desember,” sebutnya. Gunawan menyebut, contoh proyek yang hingga kini belum selesai adalah proyek klinik jalan di RSUD Genteng, gedung rektorat Politeknik Banyuwangi (Poliwangi), dan Puskesmas Karangsari di Kecamatan Sempu. “Sudah diberi tambahan waktu, tapi tetap belum selesai,” kata anggota Fraksi Partai Demokrat itu. (radar)