Bekali Ilmu Kepemimpinan, Hindari Tawuran Pelajar

0
402
BEKARAKTER: Siswa SMPN 2 Banyuwangi mengikuti pendidikan dasar kepemimpinan di Gedung Diklat Kecamatan Licin.

LICIN – Tawuran antar-pelajar sudah jadi isu nasional yang membuat miris dunia pendidikan. Karena itu, banyak kalangan melakukan upaya untuk melakukan pencegahan terjadinya perkelahian masal antarkelompok tersebut.

Salah satu upaya sudah dilakukan oleh SMPN 2 Banyuwangi. Sebanyak 130 Siswa sekolah tersebut mengikuti Pendidikan Dasar Kepemimpinan Sekolah Berkarakter ( LDKSB ) jilid 2 di Balai Diklat Pemkab di Kecamatan Licin pekan lalu (13/10).

Kepala SMPN 2 Banyuwangi, Supriyadi mengatakan, pelatihan dasar kepemimpinan seperti itu sangat bagus untuk siswa. Selain materinya yang berbobot, tempat penyelenggaraannya dilaksanakan di tempat yang biasa digunakan untuk menggodok calon-calon pejabat pemkab.

”Melalui media LDKSB tersebut, siswa dibekali agar kelak nantinya menjadi pemimpin berkarakter mulia. Baik dari segi ibadah, sosial, serta pe nyelenggaraan kepemerintahan,” jelasnya. Humas SMPN 2 Banyuwangi, Karyono menambahkan, setelah sukses kedua kali menyelenggarakan LDKSB, pihaknya akan mengajak SMP lain tahun depan.

Dengan menggelar acara bersama, kegiatan itu dapat menjalin kerukunan siswa dan menghindari tawuran antar-pelajar. “Kami akan memelopori kegiatan bersama antar SMP dalam berbagai event sehingga terwujud jalinan silaturahim antar pelajar,” imbuh Pembina OSIS, Winarno.

Wakasek bidang kesiswaan, Kaserun Sudiyo mengatakan, siswa harus dibekali banyak hal untuk menjadi pemimpin. Misalnya pembekalan teori kepemimpinan dan manajemen konflik. Siswa juga dibekali masalah keorganisasian, etika pergaulan, quantum learning, dan administrasi organisasi. (radar)