Berguru Konveksi di Pasuruan

0
364

BANYUWANGI – Tidak ingin kunjungan kerja kunker) yang dilakukan dianggap hanya kedok untuk pelesir ke luar kota, anggota Komisi II dan Komisi IV DPRD Banyuwangi langsung membeberkan hasil kunker yang mereka lakukan sejak Selasa (7/8) sampai Rabu kemarin (8/8). Bahkan, dalam waktu dekat anggota DPRD akan segera memanggil mitra kerja dari kalangan eksekutif untuk menentukan temuan yang bisa diimplementasikan di Bumi Blambangan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi, Ismoko mengatakan, selama dua hari pihaknya melakukan kunker ke dua kota di Jawa Timur (Jatim), yakni Pasuruan dan Probolinggo. Dijelaskan, geliat usaha kecil menengah (UKM)yang berkembang pesat di Pasuruan menjadi salah satu pertimbangan mengapa daerah tersebut dijadikan jujugan kunker. “Perkembangan UKM di Pasuruan, khususnya yang bergerak di bidang konveksi, sangat bagus.

UKM tersebut juga hanya menggunakan tenaga lokal, sehingga banyak sekali menyerap tenagakerja lokal,” jelasnya kemarin (9/8). Agenda kunker di Probolinggo, lanjut Ismoko, adalah untuk mem pelajari perkembangan Koperasi Unit Desa (KUD) yang bergerak di bidang usaha susu sapi perah. “Begitu ada KUD yang bergerak di bidang susu sapi perah, perekonomian warga langsung meningkat signifikan,” kata dia.

Politikus asal Partai Golkar itu menuturkan, perkembangan usaha susu sapi perah yang di lakukan warga Probolinggo ter nyata disebabkan keterlibatan pemerintah setempat. Salah satunya, APBD digunakan untuk membantu ma syarakat kecil untuk beternak sapi perah. “Di sana (Probolinggo), satu keluarga yang membudidayakan tiga ekor sapi perah bisa menyekolahkan anaknya sam pai S-2. Di Banyuwangi, selama ini budi daya sapi perah hanya dilakukan pengusaha yang memiliki banyak modal,” cetusnya.

Loading...

Menurut Ismoko, untuk menindaklanjuti temuannya tersebut, pihak Komisi II akan se gera melakukan rapat de ngar pendapat (hearing) dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan Dinas Ko perasi Banyuwangi. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Zainal Arifin Salam mengatakan, agenda kunker yang baru saja se lesai dijalani tersebut adalah mengunjungi Lamongan dan Gresik. Di Lamongan, ang gota dewan belajar tentang lingkungan hidup dan pengelolaan sampah.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2