sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Cuaca buruk kembali terjadi di lintasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
Akibatnya, pelabuhan ditutup selama 3,5 jam pada Rabu malam (27/8) yang memicu antrean truk kembali mengular di sekitar Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, hingga Kamis pagi (28/8).
Hingga pukul 08.00, setidaknya 400 truk menunggu giliran masuk kapal tujuan Gilimanuk di kantung parkir Dermaga Bulusan.
Koordinator Satuan Pelaksana (Korsatpel) Balai Pengelola Transportasi Darat Jatim Wilayah Kerja Ketapang, Bayu Kusumo Nugroho menjelaskan, antrean tersebut merupakan dampak dari penutupan pelabuhan sementara akibat cuaca buruk.
Penutupan dilakukan pada Rabu (27/8) pukul 21.50 hingga 23.45 akibat gelombang tinggi di perairan Selat Bali.
Gara-gara cuaca buruk, operasional penyeberangan dihentikan demi keselamatan pelayaran.
Penutupan sementara penyeberangan mengakibatkan sejumlah kendaraan yang telah masuk pelabuhan tak bisa langsung diangkut.
Akumulasi kendaraan itulah yang kemudian memicu antrean keesokan harinya. “Pagi hari antrean berangsur terurai, kita lakukan percepatan untuk mengurai antrean angkutan barang,” kata Bayu.
Tak hanya faktor cuaca, antrean juga diperparah oleh pengurangan jumlah kapal yang beroperasi.
Sejak Selasa (26/8), terdapat perbaikan di Dermaga MB III, baik di sisi Ketapang maupun Gilimanuk.
Perbaikan ini mencakup penggantian stringer beam atau landasan dermaga. Untuk sementara, dermaga MB III tidak bisa digunakan untuk sandar kapal.
“Biasanya ada 28 kapal beroperasi per hari, kini hanya 23 kapal saja. Lima kapal tak bisa berlayar selama proses perbaikan berlangsung,” jelas Bayu.
Begitu kondisi cuaca kembali normal, pengangkutan kendaraan langsung dilanjutkan.
Bayu menambahkan, perbaikan dermaga ditargetkan rampung pada Sabtu (30/8), sehingga operasional penyeberangan bisa kembali normal.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Cuaca buruk kembali terjadi di lintasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
Akibatnya, pelabuhan ditutup selama 3,5 jam pada Rabu malam (27/8) yang memicu antrean truk kembali mengular di sekitar Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, hingga Kamis pagi (28/8).
Hingga pukul 08.00, setidaknya 400 truk menunggu giliran masuk kapal tujuan Gilimanuk di kantung parkir Dermaga Bulusan.
Koordinator Satuan Pelaksana (Korsatpel) Balai Pengelola Transportasi Darat Jatim Wilayah Kerja Ketapang, Bayu Kusumo Nugroho menjelaskan, antrean tersebut merupakan dampak dari penutupan pelabuhan sementara akibat cuaca buruk.
Penutupan dilakukan pada Rabu (27/8) pukul 21.50 hingga 23.45 akibat gelombang tinggi di perairan Selat Bali.
Gara-gara cuaca buruk, operasional penyeberangan dihentikan demi keselamatan pelayaran.
Penutupan sementara penyeberangan mengakibatkan sejumlah kendaraan yang telah masuk pelabuhan tak bisa langsung diangkut.
Akumulasi kendaraan itulah yang kemudian memicu antrean keesokan harinya. “Pagi hari antrean berangsur terurai, kita lakukan percepatan untuk mengurai antrean angkutan barang,” kata Bayu.
Tak hanya faktor cuaca, antrean juga diperparah oleh pengurangan jumlah kapal yang beroperasi.
Sejak Selasa (26/8), terdapat perbaikan di Dermaga MB III, baik di sisi Ketapang maupun Gilimanuk.
Perbaikan ini mencakup penggantian stringer beam atau landasan dermaga. Untuk sementara, dermaga MB III tidak bisa digunakan untuk sandar kapal.
“Biasanya ada 28 kapal beroperasi per hari, kini hanya 23 kapal saja. Lima kapal tak bisa berlayar selama proses perbaikan berlangsung,” jelas Bayu.
Begitu kondisi cuaca kembali normal, pengangkutan kendaraan langsung dilanjutkan.
Bayu menambahkan, perbaikan dermaga ditargetkan rampung pada Sabtu (30/8), sehingga operasional penyeberangan bisa kembali normal.