Curi Burung, Pria Asal Ringintelu Diciduk Polisi

  • Bagikan

Dodik-menutupi-wajah-bersama-burung-dan-sangkar-hasil-curian-saat-diperiksa-Polsek-Gambiran-kemarin

GAMBIRAN – Dengan dalih butuh uang untuk membeli susu buat anaknya, Dodik Hermawan, 22, warga Dusun Ringinmulyo, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, nekat mencuri burung kenari jenis lokal super milik M. Umarul Faruq,  26, warga Dusun Gembolo, Desa  Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Kamis lalu (28/7).

Atas perbuatannya itu, tersangka Dodik akhirnya ditangkap polisi di rumahnya. Selanjutnya, dia dijebloskan ke ruang tahanan Polsek  Gambiran. “Tersangka masih kita periksa di polsek. BB (barang bukti) berupa burung dan sangkarnya  kita amankan,” kata Kapolsek Gambiran, AKP Suwanto Barri.

Menurut kapolsek, pelaku melakukan aksi pencurian saat burung ditaruh di teras rumah. Tanpa  di ketahui tersangka, gerak-geriknya diketahui korban. “Saat tersangka beraksi diketahui korban,” ujarnya. Hanya saja, terang dia, tersangka  keburu menghilang saat korban  melakukan pengejaran.

Untuk memastikan tersangka adalah pelaku, korban mencoba mengintai di rumahnya. “Esoknya korban melakukan pengintaian lagi,” terangnya.  Setelah yakin burung miliknya berada di rumah tersangka, korban mendatangi Polsek Gambiran dan melaporkan pencurian burung itu.

“Korban sempat mengejar, tapi pelaku keburu menghilang,” katanya. Atas laporan korban itu, polisi langsung melakukan penyelidikan. Setelah dinyatakan positif, pukul 21.00 rumah tersangka digerebek. “Tersangka kita ciduk di rumahnya,”  jelasnya.

Menurut pengakuan Umarul Faruq, harga burung miliknya yang dicuri itu mencapai Rp 3 juta. Burung itu, jelas dia, baru dibeli  setelah memenangi kontes di Gantangan Arsenal Genteng. “Ini  burungnya seharga Rp 3 juta. Ada sertifikatnya, kok,” ucapnya.

Sementara itu, tersangka Dodik mengaku baru kali pertama melakukan pencurian. Dia melakukan itu karena terpaksa karena akan membeli susu buat anaknya yang masih kecil. “Rencana burung  akan saya jual untuk membeli  susu,” ungkapnya.

Sambil merengek kepada polisi,  Dodik memohon kepada polisi  agar mempertemukan dirinya dengan pemilik burung. Dirinya akan minta maaf secara langsung.  “Pak, saya belum minta maaf kepada dia,” ucapnya. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: