Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Tol Bali Mandara, Satu-satunya Tol di Indonesia dengan Jalur Motor dan Mangrove Penjaga Ekosistem

tol-bali-mandara,-satu-satunya-tol-di-indonesia-dengan-jalur-motor-dan-mangrove-penjaga-ekosistem
Tol Bali Mandara, Satu-satunya Tol di Indonesia dengan Jalur Motor dan Mangrove Penjaga Ekosistem

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Jalan tol identik dengan kendaraan roda empat atau lebih. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya berlaku di Pulau Dewata.

Bali memiliki satu jalan tol yang berbeda dari tol-tol lainnya di Indonesia, yakni Tol Bali Mandara.

Tol ini menjadi satu-satunya jalan tol di Indonesia yang menyediakan jalur khusus sepeda motor.

Fasilitas tersebut menjadikan Tol Bali Mandara sebagai pengecualian di tengah aturan umum jalan tol yang hanya memperbolehkan kendaraan roda empat.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR menegaskan keunikan tersebut.

“Jalan tol ini menjadi satu-satunya di Indonesia yang memiliki jalur khusus untuk sepeda motor yang masuk ke dalam Golongan VI,” tulis BPJT.

Tarif Motor dan Kendaraan Lain di Tol Bali Mandara

Pada awal pengoperasiannya, tarif sepeda motor di Tol Bali Mandara dipatok sebesar Rp4.500.

Seiring waktu, tarif tersebut mengalami penyesuaian menjadi Rp5.000 untuk Golongan VI.

Sementara itu, tarif kendaraan lain yang melintas Tol Bali Mandara adalah sebagai berikut:

  • Golongan I: Rp11.500
    (Sedan, jip, pikap, truk kecil, dan bus)
  • Golongan II: Rp17.500
    (Truk dua gandar)
  • Golongan III: Rp23.500
    (Truk tiga gandar)
  • Golongan IV: Rp29.000
    (Truk empat gandar)
  • Golongan V: Rp35.000
    (Truk lima gandar)
  • Golongan VI: Rp5.000
    (Sepeda motor)

Menghubungkan Denpasar–Nusa Dua

Tol Bali Mandara berada di Provinsi Bali dan menghubungkan dua wilayah strategis, yakni Kota Denpasar dan kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung.

Panjang ruas tol ini tergolong pendek dibanding tol lain di Indonesia, hanya 12,7 kilometer.

Meski demikian, peran tol ini sangat vital, terutama untuk mendukung mobilitas masyarakat serta arus wisata menuju kawasan selatan Bali yang menjadi pusat pariwisata internasional.

Tol Apung Pertama di Indonesia

Keunikan Tol Bali Mandara tidak berhenti pada jalur motor. Tol ini juga dikenal sebagai tol apung pertama di Indonesia.

Disebut tol apung karena lintasannya membelah Teluk Benoa, kawasan perairan yang berada di perbatasan Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.


Page 2

Pemandangan laut yang terbuka membuat tol ini memiliki karakteristik berbeda dibanding jalan tol lain di Tanah Air.

Hingga kini, belum ada tol lain di Indonesia yang benar-benar meniru konsep tol apung seperti Tol Bali Mandara.

Mangrove di Sepanjang Tol, Bukan Sekadar Hiasan

Hal menarik lain dari Tol Bali Mandara adalah keberadaan pohon mangrove yang ditanam di sepanjang sisi tol.

Mengingat tol ini melintasi kawasan laut, penanaman mangrove memiliki fungsi penting.

Mangrove tidak hanya berperan sebagai penghijauan, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem pesisir serta mendukung keberlangsungan satwa di sekitar Teluk Benoa.

Akar mangrove membantu mengikat tanah dan sedimen, sehingga mampu mengurangi erosi pantai dan abrasi.

Selain itu, mangrove juga berfungsi meredam angin kencang, menyimpan karbon, serta melindungi konstruksi jalan tol dari dampak langsung badai tropis.

Disebut Terus Merugi

Di balik statusnya sebagai ikon infrastruktur Bali, Tol Bali Mandara kabarnya terus mengalami kerugian secara finansial.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata, saat rapat kerja dengan PT Jasamarga Bali Tol (JBT) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

“Pengelola Jalan Tol Bali Mandara itu terus mengalami kerugian atau defisit. Parahnya, saham Pemkab Badung malah mengalami dilusi, yang awalnya delapan persen turun menjadi enam persen,” ujar Putu Parwata, seperti dilansir Radarbali.id, Rabu (1/5).

Meski demikian, Tol Bali Mandara tetap menjadi infrastruktur kebanggaan masyarakat Bali.

Keberadaannya tidak hanya mempercepat waktu tempuh Denpasar–Nusa Dua, tetapi juga menjadi simbol perpaduan pembangunan modern dan pelestarian lingkungan.

Hingga saat ini, Tol Bali Mandara masih menjadi satu-satunya jalan tol di Indonesia yang menyediakan jalur khusus sepeda motor. (*)


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Jalan tol identik dengan kendaraan roda empat atau lebih. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya berlaku di Pulau Dewata.

Bali memiliki satu jalan tol yang berbeda dari tol-tol lainnya di Indonesia, yakni Tol Bali Mandara.

Tol ini menjadi satu-satunya jalan tol di Indonesia yang menyediakan jalur khusus sepeda motor.

Fasilitas tersebut menjadikan Tol Bali Mandara sebagai pengecualian di tengah aturan umum jalan tol yang hanya memperbolehkan kendaraan roda empat.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR menegaskan keunikan tersebut.

“Jalan tol ini menjadi satu-satunya di Indonesia yang memiliki jalur khusus untuk sepeda motor yang masuk ke dalam Golongan VI,” tulis BPJT.

Tarif Motor dan Kendaraan Lain di Tol Bali Mandara

Pada awal pengoperasiannya, tarif sepeda motor di Tol Bali Mandara dipatok sebesar Rp4.500.

Seiring waktu, tarif tersebut mengalami penyesuaian menjadi Rp5.000 untuk Golongan VI.

Sementara itu, tarif kendaraan lain yang melintas Tol Bali Mandara adalah sebagai berikut:

  • Golongan I: Rp11.500
    (Sedan, jip, pikap, truk kecil, dan bus)
  • Golongan II: Rp17.500
    (Truk dua gandar)
  • Golongan III: Rp23.500
    (Truk tiga gandar)
  • Golongan IV: Rp29.000
    (Truk empat gandar)
  • Golongan V: Rp35.000
    (Truk lima gandar)
  • Golongan VI: Rp5.000
    (Sepeda motor)

Menghubungkan Denpasar–Nusa Dua

Tol Bali Mandara berada di Provinsi Bali dan menghubungkan dua wilayah strategis, yakni Kota Denpasar dan kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung.

Panjang ruas tol ini tergolong pendek dibanding tol lain di Indonesia, hanya 12,7 kilometer.

Meski demikian, peran tol ini sangat vital, terutama untuk mendukung mobilitas masyarakat serta arus wisata menuju kawasan selatan Bali yang menjadi pusat pariwisata internasional.

Tol Apung Pertama di Indonesia

Keunikan Tol Bali Mandara tidak berhenti pada jalur motor. Tol ini juga dikenal sebagai tol apung pertama di Indonesia.

Disebut tol apung karena lintasannya membelah Teluk Benoa, kawasan perairan yang berada di perbatasan Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.