Dapat Surprise Ledakan Mercon

0
388

BANYUWANGI – Ada kejadian menarik di pe-rempatan traffic lightLateng, Banyuwangi, dini hari kemarin. Mobil travel yang dikendarai Kapolres Banyuwa-ngi, AKBP Nanang Masbudi, beserta keluarganya menda-dak dihentikan ang-gota Polres Banyu-wangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kapolres dipaksa turun dari mobil un-tuk diperiksa layak-nya penumpang tra-vel lain. Dengan wa-jah acak-acakan karena baru terbangun Kapolres Nanang turun dari mobil travel. Begitu turun, per-wira polisi dengan dua melati di pundak itu langsung menutup keras pintu mobil travel.

Suasana tegang mewarnai pemeriksaan pe-numpang travel pagi itu. Sejurus kemudian, meledaklah sebuah petasan. Kali ini Kapolres benar-benar dibikin marah. Beruntung, kema-rahan berubah menjadi ger-gerankarena Wa-kapolres Banyuwangi Kompol M. Aldian ber-sama anggotanya langsung datang sembari meniup terompet. “Panjang umurnya..panjang umurnya serta mulia..serta mulia,’’ teriak wa-kapolres sambil menyalami kapolres denganucapan selamat ulang tahun

Loading...

Razia “teroris” di perempatan Lateng itu ternyata hanya gu-rauan. Tujuannya, ingin mem-berikan urprisekepada ka polres yang kemarin tengah be rualangtahun. “Kita me mang bikin surpriseuntuk Pak Kapolres. Menghentikan mo bil travel dan menyalakan mer con memang sudah kita rancang sebelumnya. Ajudan sebenarnya tahu, tapi kita minta diam saja,” tutur Wakapolres Aldian.

Bagaimana reaksi kapolres dengan surpriseanak buahnya itu? Kapolres semula marah bu kan kepalang. Sebab, ketika travel itu dihentikan, dia sedang tidur di jok depan bagian kiri. Puncak kemarahan kapolres adalah ketika dia dipaksa turun dari mobil oleh perwira polisi bernama Rilo Pambudi. “Gimana nggakmarah, orang lagi tidur dipaksa-paksa turun,’’ kenang kapolres.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2