sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Asap pekat masih tercium di sekitar Jalan AP Pettarani, Sabtu (30/8) dini hari.
Gedung megah DPRD Makassar yang biasanya ramai dengan rapat paripurna kini hanya menyisakan puing dan arang.
Malam kelam itu bukan hanya melumat bangunan, tapi juga merenggut tiga nyawa aparatur sipil negara yang terjebak di dalam.
Baca Juga: Tragis! Pesan Terakhir ASN DPRD Makassar Sebelum Tewas Terjebak Api Bikin Haru Netizen
Mereka adalah Abay, fotografer Humas DPRD yang biasa mengabadikan momen rapat wakil rakyat; Sarina, staf Fraksi PDIP yang dikenal rajin membantu legislatornya; dan Syaiful, Kepala Seksi Kesra Kecamatan Ujung Tanah yang datang menghadiri paripurna APBD Perubahan 2025.
Ketiganya datang untuk bekerja, bukan untuk pulang tanpa nyawa. Namun takdir berkata lain. Abay ditemukan tim Damkar di tengah kepulan asap.
Sarina tak sempat keluar dari lantai dua. Syaiful nekat melompat dari lantai empat demi menyelamatkan diri, tapi nyawanya tak tertolong.
Baca Juga: Rumah Uya Kuya Dijarah Massa! Koleksi Kucing Miliaran Ikut Raib, Sang Legislator Hanya Bisa Pasrah
Wakil Ketua DPRD Makassar, Anwar Faruq, tak kuasa menahan duka. “Sampai saat ini ada tiga korban jiwa (meninggal dunia). Semoga tidak ada lagi korban tambahan,” ujarnya.
Api yang berkobar sejak Jumat malam (29/8) itu membuat panik ribuan warga yang memadati ruas jalan.
Sejumlah motor dan mobil di halaman DPRD ikut terbakar. Aparat dan armada Damkar kewalahan melawan amukan api yang terus menjalar.
Di tengah kobaran api, para pejabat, termasuk Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, berhasil dievakuasi lewat pintu belakang dengan motor.
Baca Juga: Kediri Juga Membara! Gedung DPRD Kota dan Kabupaten Dibakar Massa, Pemkab Ikut Jadi Sasaran Amuk
Namun bagi Abay, Sarina, dan Syaiful, malam itu menjadi perjumpaan terakhir mereka dengan dunia.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Asap pekat masih tercium di sekitar Jalan AP Pettarani, Sabtu (30/8) dini hari.
Gedung megah DPRD Makassar yang biasanya ramai dengan rapat paripurna kini hanya menyisakan puing dan arang.
Malam kelam itu bukan hanya melumat bangunan, tapi juga merenggut tiga nyawa aparatur sipil negara yang terjebak di dalam.
Baca Juga: Tragis! Pesan Terakhir ASN DPRD Makassar Sebelum Tewas Terjebak Api Bikin Haru Netizen
Mereka adalah Abay, fotografer Humas DPRD yang biasa mengabadikan momen rapat wakil rakyat; Sarina, staf Fraksi PDIP yang dikenal rajin membantu legislatornya; dan Syaiful, Kepala Seksi Kesra Kecamatan Ujung Tanah yang datang menghadiri paripurna APBD Perubahan 2025.
Ketiganya datang untuk bekerja, bukan untuk pulang tanpa nyawa. Namun takdir berkata lain. Abay ditemukan tim Damkar di tengah kepulan asap.
Sarina tak sempat keluar dari lantai dua. Syaiful nekat melompat dari lantai empat demi menyelamatkan diri, tapi nyawanya tak tertolong.
Baca Juga: Rumah Uya Kuya Dijarah Massa! Koleksi Kucing Miliaran Ikut Raib, Sang Legislator Hanya Bisa Pasrah
Wakil Ketua DPRD Makassar, Anwar Faruq, tak kuasa menahan duka. “Sampai saat ini ada tiga korban jiwa (meninggal dunia). Semoga tidak ada lagi korban tambahan,” ujarnya.
Api yang berkobar sejak Jumat malam (29/8) itu membuat panik ribuan warga yang memadati ruas jalan.
Sejumlah motor dan mobil di halaman DPRD ikut terbakar. Aparat dan armada Damkar kewalahan melawan amukan api yang terus menjalar.
Di tengah kobaran api, para pejabat, termasuk Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, berhasil dievakuasi lewat pintu belakang dengan motor.
Baca Juga: Kediri Juga Membara! Gedung DPRD Kota dan Kabupaten Dibakar Massa, Pemkab Ikut Jadi Sasaran Amuk
Namun bagi Abay, Sarina, dan Syaiful, malam itu menjadi perjumpaan terakhir mereka dengan dunia.