Dinkes Perketat Izin Apotek Baru

0
694

Marak Kasus Penyalahgunaan Obat


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Banyaknya kasus penyalahgunaan obat di tengah masyarakat Banyuwangi dalam beberapa waktu terakhir  mengundang perhatian Dinas Kesehatan Banyuwangi untuk bertindak. Apotek yang dianggap  menjadi salah satu tempat peredaran  obat di masyarakat akan diperketat perizinannya.

Karena selama ini beredarnya beberapa jenis obat disinyalir akibat kurangnya pengawasan dari Apotek itu sendiri. Kepala Dinkes Banyuwangi, Widji Lestariono, melalui Kabid  Pelayanan Kesehatan dan Farmasi, Mujito, mengatakan pengawasan  peredaran obat memang  berada di bawah Badan Pengawa  san Obat dan Makanan (BPOM).

Namun, untuk pengawasan tempat penjualan itu ada di bawah Dinas Kesehatan. Karena itu, melihat maraknya peredaran  obat daftar G dan daftar W yang  di salahgunakan, pihaknya  berencana memperketat izin  apotek baru.

Jadi untuk apotek baru yang  akan berdiri harus benar-benar  memastikan ketersediaan  apoteker, bukan hanya surat izin praktik apoteker (SIPA)-nya saja. Karena selama ini, kata Mujito, para apoteker ini tidak dipe kerjakan secara optimal di beberapa apotek.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2