Ditargetkan Rp 460 Miliar, Realisasi PAD Baru Rp 190 Miliar

0
1053
Ilustrasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Ilustrasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)

BANYUWANGI – Enam pekan menjelang tutup tahun anggaran 2017, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) masih belum mencapai separo dari target. Realisasi PAD sejak awal tahun hingga 16 November hanya sebesar 41,33 persen dibandingkan target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, pada laporan realisasi anggaran berdasar transaksi kas daerah, realisasi PAD sejak 1 Januari hingga 16 November sebesar Rp 190,1 miliar. Angka ini setara dengan 41,33 persen dari target PAD yang ditetapkan dalam APBD 2017, yakni sebesar Rp 460 miliar.

Minimnya torehan PAD itu disebabkan realisasi lain-lain pendapatan daerah yang sah. Enam pekan menjelang tutup tahun, realisasi pos lain-lain PAD yang sah hanya Rp 18,83 miliar. Padahal, pada APBD 2017, lain-lain PAD yang sah ditarget sebesar Rp 212,25 miliar. Artinya, sejauh ini realisasi lain-lain PAD yang sah tersebut baru sebesar 8,87 persen.

Sementara itu, realisasi tiga pos PAD yang lain, yakni hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, serta hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan telah mencapai 60 persen lebih. Realisasi hasil pajak daerah sebesar Rp 127,08 miliar atau 69,72 persen dari target sebesar 182,26 miliar.

Loading...

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last