Diunggulkan, Cabang Bola Voli Malah Melempem

0
495

voliTENTU saja, prestasi tersebut sangat berbeda jauh dengan capaian tahun 2007 yang sukses masuk lima besar. Kondisi itu menjadi langkah mundur bagi kemajuan olahraga Kota Gandung di pentas regional Jatim. Bahkan, cabang olahraga yang diunggulkan mendulang prestasi justru melempem dan pulang dengan tangan hampa. Seperti cabang bola voli. Pada edisi perdana, cabang bola voli Banyuwangi langsung merajai.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Bayangkan, prestasi cabang bola voli Banyuwangi sukses mengawinkan gelar dengan meraih medali emas untuk tim putra dan putri. Maka dari itu, cabang bola voli Banyuwangi menjadi salah satu kekuatan pada edisi kedua. Tapi, prestasi gemilang itu gagal dipertahankan. Bahkan, cabang bola voli Banyuwangi gagal meraup satu pun medali. Tentu saja, prestasi jeblok itu menjadi preseden buruk bagi kontingen Banyuwangi secara umum. 

Bagaimana tidak, alih-alih mempertahankan posisi lima besar, ternyata hanya finis di posisi 24. Yang menyakitkan, kontingen Banyuwangi kalah jauh dengan prestasi kabupaten tetangga, seperti Jember yang berada di peringkat ke-5. Untungnya, capaian kontingen Banyuwangi lebih baik dari Bondowoso dan Situbondo. Kontingen Bondowoso berada di peringkat ke-31 dan Situbondo masuk daftar peringkat ke-33 dari 38 kontingen yang berlaga dalam ajang multi even edisi kedua yang digelar di Malang itu.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Besok, Alas Purwo Geopark Green Run digelar di Banyuwangi