Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Jajal Motor Baru ke Gunung Tangkuban Perahu

START: Jurnalis siap berangkat di Hotel Savoy Homann, Bandung.
START: Jurnalis siap berangkat di Hotel Savoy Homann, Bandung.
START: Jurnalis siap berangkat di Hotel Savoy Homann, Bandung.

Setelah melihat proses produksi di pabrik PT Yamaha MotorManufacturing West Java (YMMWJ), sejumlah wartawan diberi kesempatan menjajal motor Yamaha terbaru. Berikut catatan perjalanan SIGIT HARIYADI yang baru mengunjungi pabrik tersebut.

RASA kagum atas kebersihan, kecanggihan, dan nuansa Indonesia, pada proses pembuatan sepeda motor di pabrik PT YMMWJ di Jalan Permata I lot BB-1, KIIC, Karawang, Jabar, tersebut masih belum sirna. Pendorong Perubahan dan Pembaruan 27 Kesan mendalam memang kami rasakan saat berkeliling pabrik sepeda motor terbesar di bawah naungan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) tersebut.

Selain kuda besi yang dihasilkan mengandung 90 persen lebih komponen lokal, para pekerja di pabrik tersebut 95 persen adalah warga Pribumi. Namun, kualitas produk yang dihasilkan bisa disejajarkan dengan sepeda motor yang diproduksi di negara maju. Nah, setelah berkeliling pabrik yang khusus memproduksi motor jenis matik dan tipe bebek tersebut, di antaranya Jupiter Z1, Vega ZR, Mio J, Mio Fino, dan Mio Soul GT, keesokan harinya tiba giliran kami menjajal sepeda motor sport keluaran Yamaha. Kami dapat kesempatan menjajal motor New V-ixion Fuel Injection alias New V-ixion Lightning.

Namun, motor sport tidak diproduksi di Karawang melainkan di pabrik Yamaha di kawasan Pulogadung, Jakarta Karena itu, kami pun memulai touring dari tempat kami menginap di Hotel Savoy Homann Bidakara yang berlokasi dijantung  kota Bandung, Jabar. Pagi itu, panitia sudah menyiapkan puluhan motor kinyis-kinyis di areal parkir hotel tempat kami menginap. Pada sesi city touring tersebut, rombongan war tawan dibagi dalam dua rombongan. Grup pertama melakukan perjalanan dari Hotel Savoy Homann menuju Jadul Villa ge Resto and Spa di kawasan Lembang, Bandung.

Selanjutnya, rombongan kedua me lahap medan dari Jadul Village menuju ka wasan Gunung Tangkuban Perahu yang ber jarak sekitar 20 kilometer arah utara Ban dung. Kebetulan, kami berada pada rombongan ke dua. Kondisi jalan yang harus dilalui rom bongan kami sangat menantang. Jalannya tidak terlalu lebar, dipenuhi kelokan, plus tanjakan dan turunan yang cu kup tajam. Namun, ada juga jalan lurus yang cukup panjang. Jadi, kami benar-benar bisa mencoba kecepatan, handling, dan akselerasi motor sport injeksi terbaru ge nerasi V-ixion tersebut.

Usut punya usut, ukuran ban belakang se peda motor V-ixion Lightning lebih besar dibandingkan ban belakang versi sebelumnya. Rupanya perubahan teresebut di lakukan agar pengendara lebih nyaman saat melakukan cornering. Itu terbukti saat kami melibas tikungan. Handle juga lebih ringan dibanding generasi sebelumnya. Digital meter pada sepeda motor Yamaha New V-ixion Lightning hanya seberat 300 gram. Ini berfungsi mempermudah pengendara mengendalikan setir. Apalagi, speedometer pada New V-ixion Lightning tidak menggunakan kabel. Sebab, data ke cepatan dan lain sebagainya ditransfer dari transmisi, sehingga mengurangi resistensi saat berkendara.

Sempat timbul tanda tanya mengapa se peda motor tersebut dijuluki V-ixion Lightning. Rupanya, julukan itu adalah aksen sambaran kilat yang melekat pada bodi sepeda motor tersebut. Lekukan bodinya memiliki sudut-sudut tajam seperti aerodynamic device, terlihat berotot dan solid di bagian depan tapi langsing dan lancip di bagian belakang. “Meski dipacu dengan kecepatan tinggi, laju sepeda motor ini tetap stabil. Mengemudikannya jadi lebih gampang,” gumam Respi, rekan sesama wartawan asal Bangka Belitung.

Namun, di balik itu semua, ada keunikan tersendiri dari motor Yamaha New V-ixion Lightning tersebut. Sebab, saat kali pertama dihidupkan, kita akan disapa dengan tulisan “HiBro” yang ditampilkan di spidometer. Sentuhan emosional itu merupakan inovasi pertama agar sepeda motor menjadi lebih humanis layaknya sahabat. “Hi Bro adalah representasi dari sapaan para anggota komunitas Yamaha V-ixion Club Indonesia YVCI) yang diterjemahkan dalam produk,” papar Indra Dwi Sunda, PR Corporate and Communication Head Yamaha Indonesia. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE