Jalan Kelas III Dipasang Portal

0
459

Proteksi agar tak Cepat Rusak


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Dalam beberapa tahun mendatang, sejumlah ruas jalan kelas III tidak lagi bisa dilalui kendaraan besar. Sebab, pemerintah daerah memasang portal di sejumlah ruas jalan kelas III agar tidak dilalui kendaraan berat. Kebijakan pemasangan portal itu dalam rangka mempertahankan dan melestarikan kualitas ruas jalan daerah. Selama ini, beberapa ruas jalan kelas III rusak akibat dilalui kendaraan bermuatan besar yang melebihi ketentuan dalam undangundang (UU).

Dalam UU 22/2008 tentang jalan pada Pasal 19 disebutkan, jalan kelas III hanya bisa dilalui kendaraan yang memiliki lebar maksimal 2,1 meter, panjang maksimal 9 meter, tinggi maksimal 3,5 meter, dan muatan maksimal delapan ton. Sedangkan kendaraan yang lebih dari itu hanya bisa melintas di jalan kelas II dan jalan kelas I. Sejatinya, jalan kelas III hanya bisa dilalui kendaraan bermuatan maksimal delapan ton.

Namun, pada kenyataannya, kendaraan yang membawa muatan lebih dari delapan ton sering melintas di jalan kelas III. Akibatnya, jalan banyak yang rusak sebelum waktunya. Jika penggunaan jalan mengikuti aturan UU 22/2009, jalan bisa bertahan hingga lima tahun. Karena itu, untuk memperpanjang umur dan kualitas jalan, pemerintah daerah menerapkan kebijakan pemasangan portal jalan. “Tahun ini, kita pasang portal di 12 titik jalan kelas III,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Banyuwangi, Mujiono, kemarin (20/11).

Untuk tahun pertama pemberlakuan kebijakan itu, kata Mujiono, pemasangan portal diprioritaskan pada ruas jalan menuju kawasan wisata dan kawasan pendidikan. Pemerintah daerah menargetkan memasang portal di semua ruas jalan kelas III  “Ayo kita gunakan jalan sesuai peruntukan agar tidak cepat rusak dan enak dilalui,” kata Mujiono. Dia menambahkan, dari 12 titik yang direncanakan, saat ini sudah terpasang sekitar de lapan titik.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2