Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Jalur Gumitir Sepi Kendaraan, Warung Kopi Disulap Jadi ‘Kafe Teras’ di Tengah Jalan Nasional

jalur-gumitir-sepi-kendaraan,-warung-kopi-disulap-jadi-‘kafe-teras’-di-tengah-jalan-nasional
Jalur Gumitir Sepi Kendaraan, Warung Kopi Disulap Jadi ‘Kafe Teras’ di Tengah Jalan Nasional

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Jalur nasional Gumitir Banyuwangi-Jember yang biasanya padat oleh truk dan bus besar, kini menyajikan pemandangan tak biasa.

Sejak penutupan total untuk perbaikan jalan, ruas yang sepi kendaraan itu mendadak berubah fungsi menjadi “teras kafe” dadakan.

Warung-warung kecil di sepanjang Puncak Gumitir memindahkan meja kursi mereka ke luar, tepat di tepi jalan nasional yang biasanya riuh klakson dan debu.

Baca Juga: Jalur Gumitir Banyuwangi–Jember Dikebut! Target Dibuka Awal September, Pekerja Kerahkan Segala Cara

Suasana yang lengang membuat pelanggan bisa menyeruput kopi sambil menikmati udara sejuk khas pegunungan.

“Kalau di luar lebih nyaman, ada anginnya. Karena jalan sepi, ya kursi ditaruh di luar saja,” ujar Shanty, pemilik warung di kawasan Watu Gudang, Selasa (26/8).

Namun, menu yang disediakan terbatas. Shanty hanya melayani pelanggan tetap dengan kopi panas andalannya.

Baca Juga: Perbaikan Gumitir Dibuka Awal September, Pekerja Kewalahan! Tidur Cuma 5 Jam Sehari

“Kalau makanan sudah jarang ada yang pesan, mereka bawa bekal sendiri. Jadi kita siapkan kopi saja, biar mereka tidak perlu jauh-jauh turun,” tambahnya.

Mayoritas pengunjung yang mampir adalah para pekerja proyek perbaikan jalan.

Saat jam istirahat, mereka singgah sejenak, sekadar ngopi dan menghirup udara dingin sebelum kembali bekerja.

Baca Juga: Kabar Gembira! Jalur Gumitir Dibuka Awal September, Sopir Logistik Akhirnya Bisa Bernapas Lega

Meski omzet menurun karena sebagian besar warung lain memilih tutup, Shanty tetap bertahan.

Baginya, kopi di Gumitir bukan sekadar minuman, melainkan teman setia di tengah sepinya jalur yang biasanya penuh kendaraan berat.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Jalur nasional Gumitir Banyuwangi-Jember yang biasanya padat oleh truk dan bus besar, kini menyajikan pemandangan tak biasa.

Sejak penutupan total untuk perbaikan jalan, ruas yang sepi kendaraan itu mendadak berubah fungsi menjadi “teras kafe” dadakan.

Warung-warung kecil di sepanjang Puncak Gumitir memindahkan meja kursi mereka ke luar, tepat di tepi jalan nasional yang biasanya riuh klakson dan debu.

Baca Juga: Jalur Gumitir Banyuwangi–Jember Dikebut! Target Dibuka Awal September, Pekerja Kerahkan Segala Cara

Suasana yang lengang membuat pelanggan bisa menyeruput kopi sambil menikmati udara sejuk khas pegunungan.

“Kalau di luar lebih nyaman, ada anginnya. Karena jalan sepi, ya kursi ditaruh di luar saja,” ujar Shanty, pemilik warung di kawasan Watu Gudang, Selasa (26/8).

Namun, menu yang disediakan terbatas. Shanty hanya melayani pelanggan tetap dengan kopi panas andalannya.

Baca Juga: Perbaikan Gumitir Dibuka Awal September, Pekerja Kewalahan! Tidur Cuma 5 Jam Sehari

“Kalau makanan sudah jarang ada yang pesan, mereka bawa bekal sendiri. Jadi kita siapkan kopi saja, biar mereka tidak perlu jauh-jauh turun,” tambahnya.

Mayoritas pengunjung yang mampir adalah para pekerja proyek perbaikan jalan.

Saat jam istirahat, mereka singgah sejenak, sekadar ngopi dan menghirup udara dingin sebelum kembali bekerja.

Baca Juga: Kabar Gembira! Jalur Gumitir Dibuka Awal September, Sopir Logistik Akhirnya Bisa Bernapas Lega

Meski omzet menurun karena sebagian besar warung lain memilih tutup, Shanty tetap bertahan.

Baginya, kopi di Gumitir bukan sekadar minuman, melainkan teman setia di tengah sepinya jalur yang biasanya penuh kendaraan berat.