KA Anjlok di Kumitir

0
532

kaJadwal Empat KA Penumpang Terhambat


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Pemberangkatan empat rangkaian kereta api (KA) dari dan menuju Banyuwangi terhambat kemarin (20/1). Penyebabnya, kereta barang pengangkut batu kricak (batu pecah yang ditempatkan di bawah, di antara, dan di sekitar rel KA) anjlok di Kilometer (KM) 28+70 antara Garahan dan Mrawan, Jember.

Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, dua as roda gerbong KA jenis KKBW 306533 tersebut anjlok sekitar pukul 09.19. Peristiwa itu terjadi setelah kereta barang tersebut menurunkan kricak tak jauh dari lokasi kejadian. Akibatnya, pemberangkatan dan perjalanan empat rangkaian KA jurusan Banyuwangi itu terganggu. Bahkan, KA Mutiara Timur siang sempat tertahan di Stasiun Kalibaru.

Selanjutnya, penumpang KA jurusan Banyuwangi-Surabaya Gu beng itu di-overstappen (mengalihkan penumpang dengan moda transportasi lain) ke Stasiun Jember menggunakan bus. PT. Kereta Api Daerah Operasi (Daops) IX Jember menerjunkan empat unit bus plus satu bus cadangan untuk me ngangkut 230 penumpang KA Mutiara Timur siang tersebut. “Dari Stasiun Jember, penumpang diangkut kereta lain menuju Stasiun Surabaya Gubeng,” ujarnya.

Loading...

Selain KA Mutiara Timur siang jurusan Banyuwangi-Surabaya, kejadian serupa juga terjadi pada KA Mutiara Timur siang jurusan sebaliknya, yakni jurusan Surabaya Banyuwangi. Bukan itu saja, pemberangkatan KA Pandanwangi jurusan Banyuwangi-Jember di batalkan. PT. KAI Daops IX Jemberpun terpaksa mengembalikan uang tiket penumpang. Satu rangkaian KA lain yang perjalanannya terhambat adalah KA Probowangi jurusan Banyuwangi-Probolinggo.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2