Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Kabar Gembira! Rute Banyuwangi–Surabaya Segera Dibuka Lagi, Wings Air Tunggu Restu Final

kabar-gembira!-rute-banyuwangi–surabaya-segera-dibuka-lagi,-wings-air-tunggu-restu-final
Kabar Gembira! Rute Banyuwangi–Surabaya Segera Dibuka Lagi, Wings Air Tunggu Restu Final

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Setelah menyandang status internasional, Bandara Banyuwangi akan membuka layanan penerbangan baru.

Rute Banyuwangi-Surabaya (BWX-SUB) yang sempat lama vakum, bakal segera diaktifkan lagi. Peluncuran rute domistik tersebut  masih menunggu keputusan resmi dari pihak maskapai Wings Air.

Seperti diketahui, rute BWX-SUB pernah aktif pada tahun 2019. Minat penumpang cukup bagus. Namun, gara-gara badai Covid-19, rute BWX-SUB dihentikan selama dua tahun.

Bulan Agustus 2023 kembali aktif, lalu berhenti lagi. Rute tersebut  dilayani oleh maskapai penerbangan Wings Air.

Frekuensi penerbangannya adalah tiga hari dalam sepekan, yakni pada Senin, Rabu, dan Jumat.

Penerbangan berlangsung sekali dalam sehari pulang-pergi dengan jadwal berangkat pukul 13.45 WIB dari Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, dan pukul 14.45 dari Bandara Banyuwangi.

Lama waktu tempuh antara 50-60 menit. Kala itu Wings Air mengoperasikan pesawat berjenis ATR 72-600 dengan kapasitas 72 kursi kelas ekonomi.

General Manager PT. Angkasa Pura II Cabang Banyuwangi Johan Seno Acton membenarkan rute BWX-SUB bakal diaktifkan lagi. 

“Memang betul ada rencana tersebut, proses perizinannya sudah berjalan di Kementerian Perhubungan. Namun, untuk tanggal resmi reoperasi, kami masih menunggu kepastian dari Wings Air,” jelasnya.

Pihaknya berharap kepastian jadwal bisa segera dipublikasikan. “Doakan Minggu pertama bulan ini sudah fix publish. Karena keputusan reoperate tetap di pihak airline.  Mereka yang akan menginformasikan setelah semua perizinan selesai,” ujarnya.

Menurutnya, keberlangsungan penerbangan tidak hanya bergantung pada kesiapan bandara, tetapi juga pada harga tiket. “Yang penting harga tiket. Itu yang menjamin keberlangsungan penerbangan,” tegas Johan.

Dikatakan Johan, kondisi industri penerbangan saat ini cukup menantang. Selain keterbatasan armada, harga tiket yang tinggi juga menjadi kendala.

“Apalagi untuk penerbangan di dalam Pulau Jawa, ada alternatif transportasi lain seperti kereta api dan jalan tol. Ini juga menjadi pertimbangan bagi airline,” katanya.

Oleh karena itu, kata Johan, kajian pasar dan potensi daerah menjadi faktor utama dalam pembukaan rute baru.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Setelah menyandang status internasional, Bandara Banyuwangi akan membuka layanan penerbangan baru.

Rute Banyuwangi-Surabaya (BWX-SUB) yang sempat lama vakum, bakal segera diaktifkan lagi. Peluncuran rute domistik tersebut  masih menunggu keputusan resmi dari pihak maskapai Wings Air.

Seperti diketahui, rute BWX-SUB pernah aktif pada tahun 2019. Minat penumpang cukup bagus. Namun, gara-gara badai Covid-19, rute BWX-SUB dihentikan selama dua tahun.

Bulan Agustus 2023 kembali aktif, lalu berhenti lagi. Rute tersebut  dilayani oleh maskapai penerbangan Wings Air.

Frekuensi penerbangannya adalah tiga hari dalam sepekan, yakni pada Senin, Rabu, dan Jumat.

Penerbangan berlangsung sekali dalam sehari pulang-pergi dengan jadwal berangkat pukul 13.45 WIB dari Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, dan pukul 14.45 dari Bandara Banyuwangi.

Lama waktu tempuh antara 50-60 menit. Kala itu Wings Air mengoperasikan pesawat berjenis ATR 72-600 dengan kapasitas 72 kursi kelas ekonomi.

General Manager PT. Angkasa Pura II Cabang Banyuwangi Johan Seno Acton membenarkan rute BWX-SUB bakal diaktifkan lagi. 

“Memang betul ada rencana tersebut, proses perizinannya sudah berjalan di Kementerian Perhubungan. Namun, untuk tanggal resmi reoperasi, kami masih menunggu kepastian dari Wings Air,” jelasnya.

Pihaknya berharap kepastian jadwal bisa segera dipublikasikan. “Doakan Minggu pertama bulan ini sudah fix publish. Karena keputusan reoperate tetap di pihak airline.  Mereka yang akan menginformasikan setelah semua perizinan selesai,” ujarnya.

Menurutnya, keberlangsungan penerbangan tidak hanya bergantung pada kesiapan bandara, tetapi juga pada harga tiket. “Yang penting harga tiket. Itu yang menjamin keberlangsungan penerbangan,” tegas Johan.

Dikatakan Johan, kondisi industri penerbangan saat ini cukup menantang. Selain keterbatasan armada, harga tiket yang tinggi juga menjadi kendala.

“Apalagi untuk penerbangan di dalam Pulau Jawa, ada alternatif transportasi lain seperti kereta api dan jalan tol. Ini juga menjadi pertimbangan bagi airline,” katanya.

Oleh karena itu, kata Johan, kajian pasar dan potensi daerah menjadi faktor utama dalam pembukaan rute baru.