Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Kecamatan Sempu Banyuwangi Diteror Maling, Kedai UMKM Jadi Target Modus Rusak Gembok

kecamatan-sempu-banyuwangi-diteror-maling,-kedai-umkm-jadi-target-modus-rusak-gembok
Kecamatan Sempu Banyuwangi Diteror Maling, Kedai UMKM Jadi Target Modus Rusak Gembok

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Wilayah Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Jawa Timur, tengah diteror oleh pencuri yang membobol lapak-lapak UMKM.

Aksi ini bukan hanya menimpa satu kedai, tetapi beberapa usaha mikro, kecil, dan menengah di lokasi sekitar, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang.

Kasus terbaru terjadi pada Sabtu (24/1) dini hari, saat seorang pelaku yang diduga hendak melakukan pencurian terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di sebuah kontainer atau stand jualan es teler di Kecamatan Sempu.

Pencurian baru diketahui penjaga kedai pada pagi harinya. Berdasarkan rekaman, modus pelaku adalah dengan merusak kunci gembok untuk memasuki stand jualan.

Sebelumnya, pada Kamis (8/1) dini hari, kedai jus Nomu-Nomu di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Sempu juga menjadi korban pencurian dengan kerugian Rp 2 juta. Modus yang digunakan serupa, yakni merusak pengunci lapak.

Polisi Proaktif Meski Belum Ada Laporan

Meski aksi pencurian ini cukup masif, hingga kini belum ada satupun korban yang melapor resmi ke polisi. Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Sempu, AKP Satrio Wibowo.

“Sampai saat ini tidak ada laporan masuk terkait kejadian tersebut,” kata Satrio, Senin (26/1).

Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan tindakan preventif guna meredam kekhawatiran para pedagang.

“Kami tetap hadir menyampaikan imbauan. Kebanyakan memang kerugiannya tidak masif sehingga mereka tidak lapor,” tambahnya.

Satrio menekankan, para pedagang yang mayoritas menjalankan UMKM di pinggiran jalan agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kedai, termasuk uang kembalian, tabung gas, atau barang lain yang bernilai.

Hal ini penting untuk mengurangi risiko kerugian saat aksi pencurian terjadi.

Pos Kamling Didorong untuk Aktif

Selain memberikan imbauan, Polsek Sempu juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat agar pos kamling kembali diaktifkan.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Wilayah Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Jawa Timur, tengah diteror oleh pencuri yang membobol lapak-lapak UMKM.

Aksi ini bukan hanya menimpa satu kedai, tetapi beberapa usaha mikro, kecil, dan menengah di lokasi sekitar, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang.

Kasus terbaru terjadi pada Sabtu (24/1) dini hari, saat seorang pelaku yang diduga hendak melakukan pencurian terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di sebuah kontainer atau stand jualan es teler di Kecamatan Sempu.

Pencurian baru diketahui penjaga kedai pada pagi harinya. Berdasarkan rekaman, modus pelaku adalah dengan merusak kunci gembok untuk memasuki stand jualan.

Sebelumnya, pada Kamis (8/1) dini hari, kedai jus Nomu-Nomu di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Sempu juga menjadi korban pencurian dengan kerugian Rp 2 juta. Modus yang digunakan serupa, yakni merusak pengunci lapak.

Polisi Proaktif Meski Belum Ada Laporan

Meski aksi pencurian ini cukup masif, hingga kini belum ada satupun korban yang melapor resmi ke polisi. Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Sempu, AKP Satrio Wibowo.

“Sampai saat ini tidak ada laporan masuk terkait kejadian tersebut,” kata Satrio, Senin (26/1).

Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan tindakan preventif guna meredam kekhawatiran para pedagang.

“Kami tetap hadir menyampaikan imbauan. Kebanyakan memang kerugiannya tidak masif sehingga mereka tidak lapor,” tambahnya.

Satrio menekankan, para pedagang yang mayoritas menjalankan UMKM di pinggiran jalan agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kedai, termasuk uang kembalian, tabung gas, atau barang lain yang bernilai.

Hal ini penting untuk mengurangi risiko kerugian saat aksi pencurian terjadi.

Pos Kamling Didorong untuk Aktif

Selain memberikan imbauan, Polsek Sempu juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat agar pos kamling kembali diaktifkan.