Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Kecelakaan Maut di Kedayunan Banyuwangi, Pasutri Tewas Tertabrak Dump Truck, Jalan Macet Lebih Sejam

kecelakaan-maut-di-kedayunan-banyuwangi,-pasutri-tewas-tertabrak-dump-truck,-jalan-macet-lebih-sejam
Kecelakaan Maut di Kedayunan Banyuwangi, Pasutri Tewas Tertabrak Dump Truck, Jalan Macet Lebih Sejam

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Jalan raya Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, macet parah selama satu jam lebih, Sabtu sore (3/1).

Penyebabnya terjadi kecelakaan  di depan GP Variasi yang menewaskan pasangan suami istri (pasutri).

Sepeda motor yang dikendarai pasutri tersebut terlibat kecelakaan dengan dump truck pada pukul 16.30.

Identitas sang istri bernama Septimike Yourintan Mutiara, 26, warga Desa Kemiren, Kecamatan Glagah.

Sedangkan suaminya, Evan Arya Gilang Sugiarto, 26, warga Dusun  Salamrejo RT 01/RW01, Desa  Tulungrejo, Kecamatan Glenmore. Keduanya meninggal di lokasi kejadian, sebelah selatan RTH Kedayunan.

Menurut keterangan saksi, awalnya dump truck muatan pasir nopol DK 8159 UC yang dikemudikan  Arif Widianto melaju dari arah selatan ke utara.

Sebaliknya, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Supra X nopol  P 3046 UI yang dikendarai  Evan Arya Gilang Sugiarto dengan membonceng istrinya, Septimike.

Sesampainya di TKP, sepeda motor yang dikendarai dua mahasiswa tersebut  mendahului  kendaraan di depannya dari jalur kanan.

Bersamaan dengan itu, dari arah selatan melaju dump truck yang disopiri Arif Widianto. 

Karena jarak yang terlalu dekat, kecelakaan lalu lintas tak bisa dihindari hingga mengkibatkan kedua korban meninggal. Sore itu juga, jenazah kedua korban langsung dilarikan ke RSI Fatimah.

Kaopolsek Kabat AKP Kusmin membenarkan kejadian kecelakaan yang menewaskan dua korban. 

Korban bernama Septimike mengalami patah tulang paha kaki kanan, robek kedua selangkangan, robek pada kepala.

Sedangkan suaminya mengalami patah tulang tangan kanan kiri, patah tulang kaki kanan kiri, sobek kedua selangkangan dan robek pada kepala.

”Kedua korban meninggal di TKP. Selanjutnya Satlantas masih melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi untuk tahap penyelidikan lebih lanjut,’’ kata Kusmin.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Jalan raya Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, macet parah selama satu jam lebih, Sabtu sore (3/1).

Penyebabnya terjadi kecelakaan  di depan GP Variasi yang menewaskan pasangan suami istri (pasutri).

Sepeda motor yang dikendarai pasutri tersebut terlibat kecelakaan dengan dump truck pada pukul 16.30.

Identitas sang istri bernama Septimike Yourintan Mutiara, 26, warga Desa Kemiren, Kecamatan Glagah.

Sedangkan suaminya, Evan Arya Gilang Sugiarto, 26, warga Dusun  Salamrejo RT 01/RW01, Desa  Tulungrejo, Kecamatan Glenmore. Keduanya meninggal di lokasi kejadian, sebelah selatan RTH Kedayunan.

Menurut keterangan saksi, awalnya dump truck muatan pasir nopol DK 8159 UC yang dikemudikan  Arif Widianto melaju dari arah selatan ke utara.

Sebaliknya, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Supra X nopol  P 3046 UI yang dikendarai  Evan Arya Gilang Sugiarto dengan membonceng istrinya, Septimike.

Sesampainya di TKP, sepeda motor yang dikendarai dua mahasiswa tersebut  mendahului  kendaraan di depannya dari jalur kanan.

Bersamaan dengan itu, dari arah selatan melaju dump truck yang disopiri Arif Widianto. 

Karena jarak yang terlalu dekat, kecelakaan lalu lintas tak bisa dihindari hingga mengkibatkan kedua korban meninggal. Sore itu juga, jenazah kedua korban langsung dilarikan ke RSI Fatimah.

Kaopolsek Kabat AKP Kusmin membenarkan kejadian kecelakaan yang menewaskan dua korban. 

Korban bernama Septimike mengalami patah tulang paha kaki kanan, robek kedua selangkangan, robek pada kepala.

Sedangkan suaminya mengalami patah tulang tangan kanan kiri, patah tulang kaki kanan kiri, sobek kedua selangkangan dan robek pada kepala.

”Kedua korban meninggal di TKP. Selanjutnya Satlantas masih melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi untuk tahap penyelidikan lebih lanjut,’’ kata Kusmin.