Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

17,7 Juta Pemudik Diprediksi Masuki Jateng, Pemprov Siapkan 340 Bus dan Waspadai Bencana

17,7-juta-pemudik-diprediksi-masuki-jateng,-pemprov-siapkan-340-bus-dan-waspadai-bencana
17,7 Juta Pemudik Diprediksi Masuki Jateng, Pemprov Siapkan 340 Bus dan Waspadai Bencana

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Jawa Tengah kembali menjadi simpul utama pergerakan mudik nasional pada Lebaran 1447 Hijriyah.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memproyeksikan lonjakan signifikan jumlah pemudik yang masuk ke wilayahnya tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.

“Prediksi tahun ini yang masuk ke Jateng sekitar 17,7 juta orang. Tahun lalu sekitar 15 juta orang sehingga ada kenaikan cukup signifikan,” ujar Luthfi, Kamis (5/3/2026), dikutip Antara.

Untuk mengantisipasi kedatangan jutaan pemudik tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan membuka posko terpadu mulai H-8 hingga H+7 Lebaran yang melibatkan organisasi perangkat daerah, kepolisian, dan berbagai pemangku kepentingan.

Perbaikan infrastruktur jalan provinsi pun terus dikebut dan ditargetkan rampung sebelum H-7 Lebaran.

Sebagai bentuk dukungan nyata bagi pemudik, Pemprov Jateng menyiapkan program mudik gratis dengan menyediakan 340 bus berkapasitas total 16.415 kursi yang diberangkatkan dari Jakarta dan Bandung pada 16 Maret 2026.

Untuk moda kereta api, disiapkan 17 rangkaian dengan kapasitas 1.288 penumpang dari Stasiun Pasar Senen menuju Solo Balapan dan Semarang Poncol pada 17 Maret 2026.

“Program ini kita siapkan agar masyarakat kita bisa mudik dengan lebih aman dan nyaman, sekaligus mengurangi kepadatan arus kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah,” kata Luthfi.

Di sisi lain, ancaman bencana hidrometeorologi turut menjadi perhatian serius.

Curah hujan yang masih tinggi meningkatkan potensi banjir dan longsor di sejumlah wilayah.

“Yang juga kita waspadai adalah potensi bencana alam, misalnya longsor, banjir, bahkan kemungkinan aktivitas Gunung Merapi. Beberapa wilayah seperti Pegunungan Muria juga menjadi perhatian karena rawan bencana,” tegasnya.

Berdasarkan pemetaan BBPJN Jateng-DIY, terdapat 46 titik rawan kemacetan dan 23 titik rawan bencana di jalur nasional Jawa Tengah yang perlu diantisipasi menjelang arus mudik.