Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Hujan Deras Picu Banjir di Licin Banyuwangi, Rumah Warga Dusun Sumberwatu Terendam hingga Malam

hujan-deras-picu-banjir-di-licin-banyuwangi,-rumah-warga-dusun-sumberwatu-terendam-hingga-malam
Hujan Deras Picu Banjir di Licin Banyuwangi, Rumah Warga Dusun Sumberwatu Terendam hingga Malam

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Banyuwangi sejak Rabu (4/3) sore menyebabkan banjir di sejumlah titik, terutama di wilayah Kecamatan Licin.

Salah satu daerah yang terdampak cukup parah adalah Dusun Sumberwatu, Desa Tamansari. Air sempat masuk ke rumah warga dan menggenangi permukiman sejak pukul 15.00 hingga menjelang malam.

Genangan air baru mulai surut sekitar pukul 19.00 atau menjelang waktu Isya, setelah hujan berangsur reda dan debit air di saluran pemukiman mulai menurun.

Peristiwa ini sempat membuat aktivitas warga terganggu, meski tidak berlangsung terlalu lama. Warga yang rumahnya tergenang sempat melakukan upaya penyelamatan barang-barang berharga sambil menunggu air surut.

Debit Air Meningkat Akibat Hujan Deras

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Partana, mengatakan banjir dipicu oleh meningkatnya debit air di saluran pemukiman akibat hujan deras yang mengguyur cukup lama.

Menurutnya, intensitas hujan yang tinggi membuat aliran air tidak mampu tertampung dengan baik di saluran yang ada.

“Di Kecamatan Licin, tepatnya di Desa Tamansari, terdapat dua rumah mengalami kerusakan dan satu rumah tergenang air akibat hujan deras yang menyebabkan debit air di saluran pemukiman meningkat,” ujarnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan rumah warga tetap menjadi perhatian petugas karena berpotensi menimbulkan kerugian material.

Saluran Air Tersumbat Sampah

Selain faktor curah hujan tinggi, banjir juga dipicu oleh tersumbatnya saluran air di kawasan tersebut. Sumbatan berasal dari berbagai jenis sampah yang terbawa arus, mulai dari sampah rumah tangga hingga limbah kandang.

Tidak hanya itu, potongan bambu dari aktivitas penebangan juga ikut menyumbat aliran air di saluran drainase.

“Sumbatan sampah rumah tangga, sampah kandang, dan potongan pohon bambu menyebabkan saluran meluap hingga air masuk ke rumah warga,” jelas Partana.

Kondisi tersebut membuat air yang seharusnya mengalir lancar ke hilir justru tertahan dan akhirnya meluap ke permukiman.

Tim BPBD Turun Lakukan Penanganan

Menanggapi kejadian tersebut, petugas BPBD Banyuwangi bersama tim terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Selain melakukan asesmen lapangan, petugas juga membantu membersihkan saluran air yang tersumbat agar aliran kembali normal.


Page 2


Page 3

BPBD juga menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak banjir sebagai bentuk respon cepat terhadap kondisi darurat di lapangan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan warga yang terdampak tetap mendapatkan bantuan yang dibutuhkan selama proses pemulihan berlangsung.

Banjir Juga Terjadi di Dusun Tanah Los

Camat Licin, Donny Arsilo Sofyan, mengatakan banjir tidak hanya terjadi di Dusun Sumberwatu. Beberapa titik lain di wilayah Kecamatan Licin juga mengalami kejadian serupa.

Salah satunya berada di Dusun Tanah Los, Desa Kluncing.

“Kemarin (4/3) terjadi banjir di beberapa titik. Selain di Dusun Sumberwatu, juga terjadi di Dusun Tanah Los,” ujarnya.

Menurut Donny, banjir di wilayah tersebut dipicu oleh jebolnya tanggul saluran air sehingga air meluap ke kawasan permukiman warga.

Tim Gabungan Dikerahkan

Untuk menangani dampak banjir, pihak kecamatan langsung mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari unsur Forkopimka, dinas terkait, serta relawan.

Tim ini diterjunkan untuk membantu warga sekaligus memastikan situasi tetap terkendali.

“Tim gabungan dari Forkopimka, dinas instansi terkait, dan relawan terjun langsung ke lapangan untuk menangani dampak banjir di Desa Tamansari,” kata Donny.

Penanganan yang dilakukan meliputi evakuasi warga ke titik yang lebih aman, pembersihan saluran air, serta distribusi bantuan logistik bagi masyarakat yang membutuhkan.

Warga Sebut Gorong-Gorong Tersumbat Bambu

Salah satu warga Dusun Sumberwatu, Ainul Fatah, mengatakan banjir yang terjadi diduga kuat dipicu oleh saluran gorong-gorong yang tersumbat sampah.

Ia menyebut banyak potongan bambu dari aktivitas penebangan yang dibuang ke sungai sehingga menyumbat aliran air.

“Saluran gorong-gorong tertutup sampah bekas penebangan bambu yang dibuang ke sungai, sehingga air meluap,” ujarnya.

Menurutnya, air mulai naik sejak sore hari dan sempat membuat warga panik karena genangan semakin tinggi.

Aktivitas Warga Berangsur Normal

Meski sempat menggenangi permukiman selama beberapa jam, kondisi perlahan kembali normal setelah air mulai surut menjelang malam.