Kerja Sampingan Hasilkan Rp 11 Juta Per Bulan

0
1068

kerjaWarga Lingkungan Karang Anom, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, berhasil menyulap bunga pohon perumpung menjadi barang berharga. Bunga rumput liar yang tumbuh di bekas tambak itu dirangkai menjadi sapu yang laris di pasaran.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SELAMA ini, bahan baku sapu terbuat dari ijuk pohon aren dan sabut kelapa. Namun yang dilakukan sekelompok warga, Lingkungan Karang Anom, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi ini memang beda. Warga Karang Anom membuat sapu menggunakan bahan baku bunga tanaman perumpung. Rumput itu tumbuh secara liar di bekas tambak udang yang tersebar di beberapa tempat sekitar Kelurahan Karangrejo.

Sekitar 20 tahun silam, rumput jenis ini sudah tumbuh dengan subur sejak tambak udang tidak lagi beroperasi. Awalnya, keberadaan rumput itu dianggap mengganggu lingkungan karena tumbuh menjulang. Warga awal bergotong royong membersihkan tumbuhan rumput perumpung itu. Namun usaha warga untuk membersihkan rumput itu, tidak berhasil. Meski sudah dibakar, namun tidak lama kemudian rumput itu tumbuh lagi.

Bahkan, bongkahan rumput prumpung yang sudah dibakar itu tidak tambah mati melainkan tambah subur. “Dulu warga menggunakan daun rumput perumpung yang masih muda untuk pakan ternak,” papar Ketua RT Lingkungan Karang Anom, MurahmanSekitar tiga tahun lalu, warga mulai menemukan manfaat rumput perumpung. Pertama kali warga mengetahui bunga rumput perumpung bisa digunakan sebagai bahan baku sapu ijuk dari warga asal Bondowoso.

Saat ini, warga Bondowoso itu sering datang ke Karang Anom untuk mencari bunga rumput perumpung. Awalnya, warga Bondowoso itu tidak menyampaikan kalau bunga rumput yang diambilnya akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan sapu. Namun setelah sekian lama sering datang, warga Bondowoso itu memberitahukan warga kegunaan bunga rumput perumpung itu. “Kami diajari cara membuat sapu ijuk dari bunga rumput perumpung,” papar Murahman.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last