KOMPAS.com – Perjalanan sejumlah penumpang kereta api tujuan Yogyakarta berubah arah setelah mereka keliru menaiki rangkaian kereta saat transit di Stasiun Wonokromo, Surabaya.
Alih-alih melanjutkan perjalanan ke Lempuyangan, Yogyakarta, rombongan tersebut justru terbawa kembali menuju Banyuwangi.
Peristiwa itu terjadi saat penumpang KA Sri Tanjung relasi Ketapang–Lempuyangan turun sejenak di Stasiun Wonokromo.
Baca juga: Kisah Ikrom, Perantau di Surabaya yang Bertahan Hidup dengan Transportasi Umum Rp 5.000
Mereka memanfaatkan waktu berhenti untuk keluar dari rangkaian kereta, namun tidak menyadari adanya kereta dengan nama dan jenis yang sama melintas di jalur berlawanan.
Kejadian ini menjadi perhatian publik setelah pengalaman tersebut diunggah oleh akun TikTok @Ferryprabowoa.
Dalam unggahannya, pemilik akun menceritakan rombongan penumpang yang sebelumnya duduk di dekatnya salah naik kereta dan baru menyadari kesalahan setelah kereta kembali melaju.
Baca juga: Kronologi dan Motif Pembunuhan Anak Politikus PKS di Cilegon
Baca juga: Jadwal dan Harga Tiket KA Harina Bandung-Surabaya Januari 2026, Ini Rinciannya
Perjalanan dan rute KA Sri Tanjung
Dok. Pribadi Sejumlah penumpang KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan – Banyuwangi turun dari kereta saat berhenti karena ada gempa bumi Banyuwangi, Kamis (25/9/2025) sore.
KA Sri Tanjung diketahui memang memiliki dua arah perjalanan yang sama-sama singgah di Stasiun Wonokromo.
Setelah berhenti pertama kali di stasiun tersebut, rangkaian relasi Ketapang–Lempuyangan melanjutkan perjalanan ke Stasiun Surabaya Gubeng dan Surabaya Kota, lalu kembali lagi ke Wonokromo.
Pada momen inilah kebingungan terjadi. Ketika dua rangkaian KA Sri Tanjung dari arah berlawanan berada di stasiun dalam waktu yang berdekatan, rombongan penumpang tersebut justru menaiki kereta relasi Lempuyangan–Ketapang.
Baca juga: Daftar Kereta Go Show dari Jogja ke Purwokerto, Kroya, dan Cilacap, Tarif Khusus Mulai Rp 105.000
Barang-barang penumpang tertinggal di kereta awal
Akibatnya, barang-barang milik penumpang tetap berada di kereta tujuan Yogyakarta, sementara pemiliknya terbawa kereta dengan tujuan sebaliknya menuju Banyuwangi.
Menanggapi kejadian tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengingatkan penumpang agar lebih waspada, terutama saat turun sejenak di stasiun transit.
“Boleh (turun sejenak). Tentunya dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan ya. Misal tidak boleh turun langsung ke rel. Tapi kalau turun di area peron masih boleh,” kata Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono dikutip Kompas.com, Senin (5/1/2026).
Baca juga: Resmi Beroperasi, Berapa Tarif Kereta Khusus Petani-Pedagang?
Imbauan PT KAI
Dok. KAI Daop 9 Jember Ilustrasi kereta api melintas di perlintasan sebidang tak berpenjaga
Mahendro menekankan pentingnya ketelitian penumpang sebelum kembali naik ke dalam kereta, terlebih jika terdapat lebih dari satu rangkaian dengan nama yang sama di stasiun.
Page 2
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app








