Banyuwangi, Jurnalnews.com – Aksi perusakan dan pencurian kembali terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Badolan, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Kotak infaq yang berada di area makam tersebut dirusak oleh orang tak dikenal pada Rabu, 18 Februari 2026.
Ketua Paguyuban Makam, Abdus Suhut, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa aksi serupa bukan kali pertama terjadi. Bahkan, kejadian kali ini merupakan yang keempat kalinya kotak infaq dijarah.
“Ini sudah yang keempat kalinya. Gemboknya dirusak, kotak infaq dijarah. Yang pertama dan kedua bahkan kotaknya sampai dibawa lari,” jelas Suhut saat ditemui dilokasi makam, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, pengalaman kehilangan sebelumnya membuat pengelola makam mengambil langkah antisipasi dengan mengosongkan kotak infaq secara rutin setiap satu minggu sekali. Uang yang terkumpul biasanya digunakan untuk kebutuhan perawatan makam dan operasional kebersihan area TPU.
“Dari kejadian-kejadian sebelumnya, sekarang isinya kami ambil tiap seminggu sekali. Untuk kejadian terakhir kemarin, uangnya baru diambil malam Jumat Manis lalu, jadi kemungkinan pencurinya tidak mendapatkan apa-apa,” imbuhnya.
Letak TPU yang cukup jauh dari permukiman warga diduga menjadi salah satu faktor yang memudahkan pelaku menjalankan aksinya. Minimnya pengawasan membuat area makam rawan menjadi sasaran pencurian, terutama pada malam hari.
Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan warga setempat. Selain merugikan secara materi, tindakan tersebut dinilai mencederai nilai moral dan norma sosial, mengingat kotak infaq diperuntukkan bagi kepentingan umum dan perawatan makam. (Venus Hadi)







