Lampu Mati Tabrak Polisi

0
363
DIAMANKAN: Motor milik pemuda yang menabrak
Briptu Bintar diamankan di Pos Lantas Genteng,
Banyuwangi, kemarin (11/11).

GENTENG – Tanpa sebab yang jelas, seorang pengendara sepeda motor tak berlampu, tiba-tiba menabrak anggota polisi lalu lintas di perempatan Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Sabtu malam kemarin (11/11) Anggota polisi yang sedang bertugas mengatur arus lalu lintas tersebut adalah Briptu Bintar Rudiawan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Akibat kejadian itu, Briptu Bintar terjatuh dan mengalami luka pada jari tangan sebelah kiri. Sementara pengemudi kendaraan Honda Grand Nopol P 6492 WO yang belum diketahui identitasnya tak mengalami luka sedikit pun.

Hanya lampu motornya yang menabrak Bintar mengalami pecah. Diperoleh keterangan, peristiwa nahas ini dialami oleh Briptu Bintar Rudiawan ketika sedang menjalankan tugas mengatur arus lalu-lintas di Jalan Raya Jember, Desa Genteng Kulon sekitar pukul 20.00 Sabtu malam lalu.

Bintar sedang berdiri di tengah perempatan jalan untuk mengatur arus lalu-lintas. Saat dia menghentikan laju kendaraan dari arah barat, tiba-tiba pengendara sepeda motor Honda Grand warna hitam itu tetap melaju dengan kecepatan tinggi. Motor yang lampunya mati itu nyelonong dan menabrak tangan Briptu Bintar. Setelah tertabrak, Briptu Bintar tidak mengetahui pasti ke mana larinya pengendara motor tersebut. “Saya ditabrak sampai terjatuh di tengah jalan,” jelasnya.

Petugas Banpol bernama Kris langsung mengambil motor dan mengejar penabrak Briptu Bintar. Krispun melaju ke arah timur memburu penabrak polisi itu. Merasa dikejar, pengendara mo tor tadi langsung tancap gas masuk ke gang perkampungan di Desa Genteng Kulon .Beberapa menit kemudian, Kris akhirnya berhasil menghentikan laju penabrak di perbatasan Kecamatan Genteng dan Sempu. Kris langsung membawanya ke Pos Lantas Genteng. Ternyata pemuda diperkirakan berusia 15 tahun tersebut tidak membawa identitas apa pun. “Sekarang dia kita suruh pulang, dan motornya kita amankan,” tutur Briptu Bintar. ( radar)