Larang Pedagang Luar Ikut Pasar Ramadan

0
360
DIBATASI: Salah satu sudut Pasar Ramadan di depan Gesibu Blambangan kemarin.

Hanya Diperuntukkan Pedagang Lokal


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melarang pedagang luar daerah ikut dalam kegitan pasar Ramadan. Pasar Ramadan tahun ini hanya boleh diikuti oleh pedagang lokal Banyuwangi saja. Selama ini, kegiatan pasar Ramadan berlangsung di areal jalan Susuit Tubun (depan pasar Banyuwangi, Red) hingga jalan Vetaran (depan rumah dinas Kapolres dan Dandim 0825, Red).

Tahun lalu, sepanjang jalan Susuit Tubun full digunakan sebagai lokasi pasar Ramadan. Sehingga akse jalan tersebut tertutup total. Namun untuk tahun ini, pemerintah daerah hanya memperbolehkan menggunakan satu ruas jalan saja. Sedangkan satu ruas jalan lainnya tetap digunakan sebagai akses jalan kendaraan dan pejalan kaki. Sehingga pengguna kendaraan tetap bisa melewati jalan pasar Susuit Tubun menuju jalan Veteran dan Diponegoro.

Loading...

Kepala Satpol PP, Choirul Ustadi menjelaskan, pedagang pasar Ramadan nantinya hanya boleh berjualan di separuh badan jalan. Sehingga kendaraan bermotor masih bisa melewati separuh badan jalan lainnya. “Ini merupakan kese-pakatan rapat Forum Pimpinan Daerah (Forpimda). Kami juga sudah merapat-kannya dengan paguyuban pedagang pasar,” kata Ustadi.

Selain di sepanjang Jalan Susuit Tubun, ungkap Ustadi, pasar Ramadan juga akan dilokalisasi di separuh Jalan Diponegoro, mulai depan Inggrisan sampai depan kantor pos. ”Kami memasang pembatas jalan di pasar agar pedagang tahu sampai mana mereka bisa menggelar dagangan,” jelasnya. Pembatasan areal pasar Ramadan dapat mengurangi jumlah pedagang dari tahun sebelumnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2