TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Komitmen TNI dalam membangun negeri tak hanya diwujudkan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga lewat keterlibatan aktif dalam pembangunan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Semangat tersebut, tercermin dari kepemimpinan Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi, Letkol (Arm) Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P.
Di bawah tongkat komandonya, Kodim 0825/Banyuwangi mengambil peran strategis sebagai mitra pembangunan daerah.
Berbagai program yang dikawal TNI diarahkan untuk memperkuat ketahanan wilayah melalui peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.
Potret kedekatan Letkol Tryadi saat menyalami warga. (FOTO: Pendim for TIMES Indonesia)
Sejumlah upaya konkret dilakukan, mulai dari pengawalan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), pembangunan jembatan penghubung antarwilayah, hingga renovasi sarana pendidikan di wilayah pedesaan.
Program-program tersebut, dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar warga sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Pembangunan infrastruktur seperti jembatan, misalnya, membuka akses transportasi dan memperlancar aktivitas ekonomi warga.
Sementara perbaikan sarana pendidikan sarana pendidikan, diharapkan mampu menciptakan ruang belajar yang lebih layak bagi generasi penerus, sebagai investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia.
Dalam setiap langkahnya, pria kelahiran Palembang tahun 1983 itu, menekankan bahwa pembangunan sosial merupakan bagian tak terpisahkan dari tugas TNI. Keamanan dan kesejahteraan harus berjalan seiring agar ketahanan wilayah dapat terwujud secara berkelanjutan.
Letkol Tryadi saat menjelaskan progres pembangunan KDKMP kepada Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. (FOTO: Pendim for TIMES Indonesia)
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran TNI di tengah warga bukan semata menjalankan agenda formal, melainkan membuka ruang dialog untuk mendengar aspirasi dan memahami persoalan di tingkat akar rumput.
Pendekatan humanis itu memperkuat kepercayaan publik terhaddap TNI sebagai institusi yang hadir tidak hanya saat dibutuhkan, tetapi juga sebagai mitra yang ikut membangun harapan masyarakat.
Sejak dipercaya memimpin Kodim 0825/Banyuwangi pada 4 September 2025, perwira menengah TNI AD itu konsisten mendorong jajarannya agar adaptif, responsif, dan peka terhadap dinamika sosial di wilayah tugas.
Di ujung timur Pulau Jawa, komitmen TNI membangun negeri menemukan bentuk nyatanya. Melalui langkah-langkah sederhana namun berkelanjutan, Letkol Tryadi menunjukkan bahwa pengabdian prajurit tak berhenti pada tugas pertahanan, melainkan juga pada upaya menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat.
Dari Banyuwangi, kontribusi itu menjadi bagian dari mozaik besar pengabdian TNI dalam membangun negeri dari desa, dari rakyat, dan untuk masa depan Indonesia. (*)
| Pewarta | : Muhamad Ikromil Aufa |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |








