Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Anak Korban Kecelakaan Moge di Kulon Progo Jalani Operasi, Muhammad Suryo Sampaikan Permintaan Maaf

anak-korban-kecelakaan-moge-di-kulon-progo-jalani-operasi,-muhammad-suryo-sampaikan-permintaan-maaf
Anak Korban Kecelakaan Moge di Kulon Progo Jalani Operasi, Muhammad Suryo Sampaikan Permintaan Maaf

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kondisi pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter MX, Abdullah, bersama anaknya Defa yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas dengan motor gede (moge) milik pengusaha rokok HS, H. Muhammad Suryo, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Wates, Rabu (4/3/2026).

Defa diketahui mengalami patah kaki kanan terbuka akibat benturan keras dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan Nasional Purworejo–Wates, tepatnya di perempatan dekat BRI Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Minggu sore (1/3/2026). Anak tersebut telah menjalani operasi dan kini masih dalam tahap pemulihan medis.

Peristiwa tragis itu juga menyebabkan istri Muhammad Suryo, Hj. Anis Syarifah (41), meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Suasana Haru Saat Perwakilan Keluarga Pelaku Temui Korban

Beberapa hari setelah kejadian, perwakilan keluarga Muhammad Suryo mendatangi keluarga korban untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan permohonan maaf.

Pertemuan berlangsung penuh haru. Dalam video yang beredar, Suryo turut menyampaikan permintaan maaf secara langsung melalui sambungan video call karena dirinya masih menjalani perawatan intensif di RS JIH Yogyakarta pascaoperasi.

Dalam kondisi pemulihan setelah melewati masa kritis, Suryo menyampaikan belasungkawa sekaligus permohonan maaf kepada keluarga korban.

“Saya ikut belasungkawa ya Mas. Dan, mohon istri saya dimaafkan,” ujar Suryo dalam sambungan video.

Ia juga berharap hubungan kekeluargaan tetap terjalin meski peristiwa tragis tersebut meninggalkan duka mendalam.

“Kita menjalin kekeluargaan. Silaturahmi jangan sampai putus, sampai kapan pun,” tambahnya.

Tanggung Biaya Pengobatan hingga Beasiswa Anak Korban

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian, Muhammad Suryo menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban selama masa perawatan.

Tak hanya itu, ia juga berkomitmen memberikan bantuan jangka panjang berupa:

  • Menanggung biaya hidup korban selama masa pemulihan
  • Memberikan beasiswa pendidikan kepada anak korban hingga perguruan tinggi
  • Mengganti sepeda motor korban dengan unit baru

Sikap tersebut mendapat respons emosional dari keluarga korban. Istri Abdullah tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang melibatkan suaminya sekaligus mengucapkan terima kasih atas itikad baik keluarga Suryo meski sedang berduka.

Sumber: Radar Jogja, Radar Magelang


Page 2


Page 3

Kronologi Kecelakaan di Perempatan Palihan Temon

Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Nasional Purworejo–Wates.

Berdasarkan keterangan saksi mata, rombongan moge yang terdiri dari belasan kendaraan melaju dari arah timur atau Bandara YIA menuju barat ke arah Purworejo dengan kecepatan tinggi.

Saksi bernama Pratman yang berada di sekitar lokasi menyebut motor Harley Davidson mencoba menyalip kendaraan di depannya.

“Harley-nya mau nyalip kendaraan di depannya. Korban dari selatan mau menyeberang, langsung tertabrak. Harleynya kencang, nggak ada rem sama sekali,” ungkapnya.

Benturan keras membuat anak korban terpental hingga masuk saluran irigasi di sisi jalan. Pengendara dan pembonceng moge juga ikut terlempar ke saluran tersebut.

Motor Harley Davidson berpelat Z 5050 MRS bahkan terseret sekitar 20 meter setelah tabrakan sebelum akhirnya berhenti dalam kondisi rusak parah. Sadel kendaraan dilaporkan terlepas dan terlempar ke sisi jalan.

Kesaksian Warga: Tidak Ada Pengereman

Saksi lainnya, Laila, menjelaskan rombongan moge sebenarnya sempat membunyikan klakson sebagai peringatan kepada kendaraan yang menyeberang.

Namun, jarak yang terlalu dekat dan kecepatan kendaraan membuat tabrakan tidak dapat dihindari.

“Motor yang menyeberang sudah sampai tengah, Harleynya kelihatan bingung ambil kanan atau kiri,” ujarnya.

Menurutnya, benturan terjadi tanpa terlihat adanya pengereman.

“Langsung bress, kalau saya lihat tanpa ada pengereman,” katanya.

Kerasnya benturan membuat kedua kendaraan terpental hingga masuk saluran irigasi di pinggir jalan.

Korban Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Sumber: Radar Jogja, Radar Magelang