sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Banyuwangi menjadi salah satu primadona wisatawan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Setidaknya hal ini terbukti dari banyaknya penumpang pesawat yang mendarat di Bandara Internasional Banyuwangi.
Terhitung mulai Senin (15/12) hingga Jumat (2/1), total penumpang yang tiba di Bandara Internasional Banyuwangi (BWX) mencapai 4.184 orang.
Sedangkan penumpang yang berangkat dari bandara yang berlokasi di Kecamatan Blimbingsari ini tercatat sebanyak 4.025 orang.
Jika dikalkulasi, jumlah penumpang yang mendarat di bandara kebanggaan masyarakat Banyuwangi ini 159 orang atau 3,95 persen lebih banyak dibandingkan yang pergi ke luar Banyuwangi.
General Manager (GM) Bandara Internasional Banyuwangi Mohammad Holik Muardi mengatakan, tren penumpang datang yang lebih tinggi ini menunjukkan bahwa Banyuwangi merupakan destinasi jujugan utama wisatawan.
“Selisihnya nyaris 160 orang di mana penumpang datang lebih unggul,” ujarnya.
Menurut Holik, selama periode Nataru yang berlangsung hingga Senin (5/1) besok, total pergerakan penumpang pesawat diperkirakan menembus angka 9 ribu orang lebih.
Hingga Jumat (2/1) saja, tercatat sudah ada 8.209 orang yang menggunakan jasa penerbangan di Bandara Internasional Banyuwangi.
“Jumlah itu terdiri dari 4.184 penumpang datang dan 4.025 penumpang berangkat,” katanya.
Selama periode ini, lanjut dia, ribuan penumpang tersebut dilayani oleh dua maskapai utama, yakni Wings Air dan Super Air Jet.
Wings Air melayani Banyuwangi-Surabaya dan Banyuwangi Lombok pergi pulang (PP), sedangkan Super Air Jet melayani rute domestik Banyuwangi–Jakarta PP.
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, Holik menambahkan bahwa pihak bandara telah menyelenggarakan Posko Terpadu selama 22 hari.
Posko ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) mulai TNI, Polri, pemkab, hingga petugas internal bandara. Optimalisasi fasilitas operasi dan pelayanan juga ditingkatkan demi kenyamanan pengguna jasa.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Banyuwangi menjadi salah satu primadona wisatawan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Setidaknya hal ini terbukti dari banyaknya penumpang pesawat yang mendarat di Bandara Internasional Banyuwangi.
Terhitung mulai Senin (15/12) hingga Jumat (2/1), total penumpang yang tiba di Bandara Internasional Banyuwangi (BWX) mencapai 4.184 orang.
Sedangkan penumpang yang berangkat dari bandara yang berlokasi di Kecamatan Blimbingsari ini tercatat sebanyak 4.025 orang.
Jika dikalkulasi, jumlah penumpang yang mendarat di bandara kebanggaan masyarakat Banyuwangi ini 159 orang atau 3,95 persen lebih banyak dibandingkan yang pergi ke luar Banyuwangi.
General Manager (GM) Bandara Internasional Banyuwangi Mohammad Holik Muardi mengatakan, tren penumpang datang yang lebih tinggi ini menunjukkan bahwa Banyuwangi merupakan destinasi jujugan utama wisatawan.
“Selisihnya nyaris 160 orang di mana penumpang datang lebih unggul,” ujarnya.
Menurut Holik, selama periode Nataru yang berlangsung hingga Senin (5/1) besok, total pergerakan penumpang pesawat diperkirakan menembus angka 9 ribu orang lebih.
Hingga Jumat (2/1) saja, tercatat sudah ada 8.209 orang yang menggunakan jasa penerbangan di Bandara Internasional Banyuwangi.
“Jumlah itu terdiri dari 4.184 penumpang datang dan 4.025 penumpang berangkat,” katanya.
Selama periode ini, lanjut dia, ribuan penumpang tersebut dilayani oleh dua maskapai utama, yakni Wings Air dan Super Air Jet.
Wings Air melayani Banyuwangi-Surabaya dan Banyuwangi Lombok pergi pulang (PP), sedangkan Super Air Jet melayani rute domestik Banyuwangi–Jakarta PP.
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, Holik menambahkan bahwa pihak bandara telah menyelenggarakan Posko Terpadu selama 22 hari.
Posko ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) mulai TNI, Polri, pemkab, hingga petugas internal bandara. Optimalisasi fasilitas operasi dan pelayanan juga ditingkatkan demi kenyamanan pengguna jasa.








