Macet Ketapang Makin Panjang

0
500

Tambahan Dua KMP Belum Bisa Mengurai Kemacetan


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KALIPURO – Antrean kendaraan gara-gara kapal LCT  dilarang beroperasi bukannya malah berkurang. Hari ketiga pemberlakuan larangan LCT kemarin, antrean truk mengular sampai Jembatan Kramasan, Desa Alas Buluh, Kecamatan Wongsoerejo. Panjang antrean mencapai 21 kilometer pada pukul 16.00 kemarin.

Jarak tersebut diambil dari depan kantor ASDP Ketapang sampai Desa Alas Buluh, Kecamatan Wongsorejo, menggunakan aplikasi Google Maps. Tak hanya truk pengangkut barang, beberapa bus, kendaraan pribadi, dan travel terjebak kemacetan.

Butuh waktu berjam-jam untuk bisa sampai Pelabuhan ASDP Ketapang. Upaya Polres Banyuwangi mengatur lalu lintas hanya bisa sedikit  membantu. Bahkan, Jalan Lingkar Ketapang yang digunakan untuk memecah kemacetan  juga disesaki kendaraan.

Hanya di beberapa titik, seperti depan Pangkalan TNI AL,  Pertamina, Gudang Pusri, dan  tikungan docking kapal Kampe yang sedikit renggang karena digunakan keluar masuk kendaraan.  Sisanya, kendaraan nyaris berimpitan. Bahkan, saat hari semakin siang, panjang antrean terlihat semakin bertambah karena jumlah kendaraan yang bisa diangkut kapal tidak seimbang dengan jumlah kendaraan yang datang.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last